Tampilkan Tarian Seronok di Pulau Tidung, PDIP: Pejabat Disparbud Harus Dievaluasi

Kepulauan Seribu  SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 11:01:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tampilkan Tarian Seronok di Pulau Tidung, PDIP: Pejabat Disparbud Harus Dievaluasi

Tarian seronok di Kepulauan Seribu/Net

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sepatutnya melakukan evaluasi terhadap jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menyusul pertunjukan Oceanic Folk Festival (OFF) yang digelar di Pulau Tidung, Sabtu (21/9) malam. Pasalnya, dalam festival itu dipertontonkan sejumlah penari semi telanjang yang hanya memakai bikini.

Demikian disampaikan Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat dihubungi Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (24/9).

"Harus ada evaluasi dan sanksi tegas agar kejadian tarian tidak senonoh tidak terulang kembali," kata Gembong.

Gembong juga menyesalkan pertunjukan tarian seronok itu bisa lolos ditampilkan di depan publik. Terlebih tak sedikit penontonnya berusia di bawah umur.

"Kan Indonesia kaya kebudayaan lokal. Kenapa harus menampilkan tarian dari luar yang buka-bukaan," ujar Gembong.

Gembong menambahkan, tarian dengan busana semi telanjang itu telah mencoreng nilai-nilai etika, budaya dan kearifan lokal.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad mengatakan, pertunjukan sejumlah penari semi telanjang di OFF tidak berkoordinasi dengan aparat lurah, camat dan bupati di Kepulauan Seribu.

"Pertunjukan yang menghebohkan itu nggak ada koordinasi dan konsultasi dengan kami di Pemkab Kepulauan Seribu," kata Husein.

Husein menegaskan, koordinasi dan konsultasi dengan Pemkab Kepulauan Seribu sebelum menggelar hajatan itu penting dilakukan agar pagelaran musik atau pagelaran lainnya yang melibatkan massa tidak menuai kontroversi di tengah masyarakat.

"Saya kira apa yang terjadi, kenyataannya memang tidak ada koordinasi pihak penyelenggara dengan lurah,camat ataupun bupati. Saya dalam hal ini bukan meminta untuk dihargai atau dihormati, tapi lebih pada pertimbangan pencegahan adanya kontroversi pasca pelaksanaan acara itu," ujar Husein.

Sebelumnya, anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta maaf terkait adanya pertunjukan tarian seronok dalam Oceanic Folk Festival (OFF) yang digelar di Pulau Tidung, Sabtu (21/9) malam.

Kepala Sudin Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) Kepulauan Seribu, Cucu Ahmad Kurnia mengaku meminta maaf jika ada pertunjukan yang tidak sesuai norma masyarakat.

"Ya kami akan membuat permintaan maaf nanti secara tertulis bahwa kami mungkin melakukan kelalaian. Tapi Alhamdulillah acara benrlangsung lancar dan yang hadir di tempat acara bertahan sampai tengah malam. Dan tidak ada niat kami selain untuk mempromosikan Kepulauan Seribu agar lebih dikenal khususnya bagi wisatawan manca negara," kata Cucu saat dihubungi, Minggu (22/9).

Perhelatan OFF merupakan bagian dari Festival Bahari Jakarta. Dalam OFF itu, ada penampilan kelompok musik Tanjidor, lalu seniman dari India, Sindhus Raj hingga penampilan tari Samba dari kelompok tari Viva Brazil yang mengenakan bikini.[dod]

Komentar Pembaca
Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00

Penyuluhan Corona Di CFD

Penyuluhan Corona Di CFD

MINGGU, 08 MARET 2020 , 08:59:00

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

RABU, 04 MARET 2020 , 10:02:00