Petugas PMI Sebut Ada Oknum Brimob Dalam Insiden Ambulans Bawa Batu

Peristiwa  KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 , 15:42:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Petugas PMI Sebut Ada Oknum Brimob Dalam Insiden Ambulans Bawa Batu

Mobil ambulans PMI Jakarta Timur/Ist

Palang Merah Indonesia (PMI) wilayah Jakarta Timur, memberikan penjelasan terkait insiden pengerusakan mobil ambulans milik PMI dan penganiayaan terhadap beberapa perawat yang sedang bertugas.

Kepala Markas PMI Jakarta Timur, Euis Komalasari menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan satu orang perawat PMI Kota Jakarta Timur yang menjadi saksi hidup atas tindakan kekerasan dan pengerusakan yang dialaminya.

Dalam keterangan tertulisnya disebutkan, bahwa pada Rabu (25/9) Pukul 23.30 WIB yang berlokasi di depan lobby Menara BNI, Pejompongan, ambulans PMI Kota Jakarta Timur sedang menjalankan tugasnya.

Pada saat tim medis ambulans PMI Kota Jakarta Timur sedang memberikan pertolongan pertama pada korban kerusuhan, tiba-tiba ada sweeping dari oknum anggota Brimob.

"Lalu membuka paksa ambulans, memukul-mukul dan menarik paksa keluar pasien," tulis laporan tersebut.

Oknum Brimob tersebut melakukan Sweeping dengan alasan mencari batu dan bensin yang disimpan dalam ambulans untuk para pendemo.

"Oknum anggota Brimob melayangkan pukulan dengan tongkat kayunya kepada semua tim medis PMI yang ada di dalam ambulans," lanjutnya.

Akibatnya petugas PMI terkena pukulan di bagian kepalanya. Bahkan salah satu perawat pun jatuh tersungkur ke belakang stretcher karena didorong dan kemudian dinjak oleh salah satu oknum anggota Brimob.

Atas kejadian tersebut, kaca mobil belakang ambulans PMI Kota Jakarta Timur dipecah dan dirusak oleh anggota Brimob yang mengakibatkan kaca mobil ambulans berhamburan masuk ke dalam ambulans.

"Ada 2 orang petugas ditarik paksa keluar dan kaca samping kiri ambulan dipecahkan juga oleh oknum anggota Brimob," katanya.

Beberapa petugas kesehatan PMI mengalami tindakan kekerasan dari oknum Anggota Brimob seperti dipukul, ditendang, ditonjok, hingga ditarik.

"Setelah itu, ambulans pun jalan di arahkan ke Polda Metro Jaya," demikian laporan kronologis itu dibuat.

Setelah kejadian tersebut, akun Twitter @TMCPoldaMetro langsung memposting soal ambulans yang diamankan karena diduga terkait demo ricuh.

"02:15 Polri amankan 5 kendaraan ambulan milik Pemprov DKI Jakarta yang digunakan untuk mengangkut batu dan bensin yang diduga untuk molotov di dekat Gardu Tol Pejompongan Jl. Gatot Subroto," demikian cuitan @TMCPoldaMetro, Kamis (26/9) .

Namun anehnya tak lama berselang cuitan tersebut langsung dihapus tanpa ada penjelasan.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00