Saatnya Kita Menemani Dan Mengawal Jokowi-Ma'ruf

Suara Rakyat  SELASA, 22 OKTOBER 2019 , 11:52:00 WIB

Saatnya Kita Menemani Dan Mengawal Jokowi-Ma'ruf

Hendrik L Karosekali/Ist

TEPAT 20 Oktober 2019, Capres dan Cawapres Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI untuk periode 2019-2024.

Pelantikan ini sekaligus menjadi antiklimaks dari sebuah kontestasi panjang antara pasangan Jokowi-Ma'ruf dengan Prabowo-Sandi selama penyelenggaraan Pilpres 2019.

Hal ini sekaligus kembali mencatatkan sejarah bahwa Indonesia telah sukses menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar dalam sejarah dunia, yakni penyelenggaraan Pileg dan Pilpres secara serentak.

Pelantikan Jokowi-Ma'ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden tentu saja bukan hanya kemenangan mereka, tetapi kemenangan seluruh rakyat dan bangsa Indonesia.

Dengan kata lain, Jokowi-Ma'ruf bukan semata-mata milik partai pendukungnya, milik relawan pendukungnya, ataupun milik para pemilihnya, namun Jokowi-Ma'ruf adalah milik seluruh rakyat dan bangsa Indonesia.

Sehingga Jokowi-Ma’ruf bukan semata menjadi Presiden dan Wakil Presiden bagi mereka yang notabene para pendukungnya, tetapi menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Pasca pelantikan, kita harus segera melupakan euforia kemenangan. Saatnya kita menatap dan bersama sekaligus mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf untuk segera menjalankan pekerjaan rumah yang belum selesai selama lima tahun pemerintahan Jokowi periode pertama.

Sekaligus mengawal pemerintah untuk menjalankan semua program kampanye yang telah menjadi komitmen Jokowi-Ma'ruf untuk diwujudkan dalam program kerja pemerintah paling tidak selama lima tahun kedepan.

Bersama dan mengawal pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi bukan karena sosok dan perawakan Jokowi yang kurus dan bekas tukang kayu sehingga layak ditemani dan dikawani.

Tetapi karena visi kebangsaan dan ke-Indonesiaan Jokowi yang hadir ditengah-tengah kering kerontangnya nuansa kebantinan masyarakat Indonesia atas nasionalisme, atas kemiskinan, atas disparitas pembangunan, dan atas tebang pilih hukum, dan lain sebagainya yang telah mengerus optimisme masyarakat atas masa depan bangsa.

Dan visi dan misi Jokowi hadir sebagai sebuah ellan perjuangan baru untuk kembali mengapai optimisme.

Setelah lima tahun periode pertama mengfokuskan pada pembangunan infrastruktur sebagai fondasi untuk mengatasi disparitas antara Jawa dan luar Jawa serta antara kota dengan desa, sekaligus sebagai upaya untuk mendorong distribusi ekonomi dan pendapatan agar merata kesemua wilayah sampai pelosok desa.

Hal ini membuktikan bahwa Jokowi adalah presiden seluruh rakyat yang bertanggung jawab dan mengayomi semua warganya adalah di seluruh wilayah NKRI.

Lima tahun kedepan Jokowi-Ma'ruf menfokuskan pembangunan pada Sumber Daya Manusia (SDM). Sebuah pijakan kedua setelah tatanan fondasi infstruktur selesai, distribusi ekonomi berjalan, saatnya penguatan SDM menjadi pijakan selanjutnya.

Pijakan pembangunan SDM ini sekaligus menguatkan keyakinan dan optimisme kita bahwa Jokowi akan menghantarkan kita menjadi bangsa yang besar dan diperhitungan dalam geopolitik dan geoekonomi global.

Oleh sebab itu, sudah selayaknya kita menemani dan mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf agar tetap amanah dalam menjalankan semua visi dan misi kebangsaan, ke-Indonesiaan, dan kemajemukan sebagai fitrah atas persatuan dan kesatuan menuju kemandirian dan kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Terakhir kami mengucapkan Selamat atas pelantikan Jokowi-Ma'ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2019 - 2014”.

Salam sebangsa. Spirit edukasi membangun bangsa.[dod]

Hendrik L Karosekali, SE.MBAFounder Sebangsa. Spirit Edukasi Membangun Bangsa dan Ketua Umum Baladhika Karya Satuan Serbaguna

Komentar Pembaca
Mempelajari Jari

Mempelajari Jari

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2020

Pilkada Dalam Bayangan Kematian

Pilkada Dalam Bayangan Kematian

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2020

Resesi

Resesi

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2020

Setuju BTP

Setuju BTP

RABU, 23 SEPTEMBER 2020

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI
Gara-Gara