Saksi Ahli Pastikan SP3 Tak Sah Karena Pelapor Dibawah Ancaman

Hukum  KAMIS, 31 OKTOBER 2019 , 18:55:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Saksi Ahli Pastikan SP3 Tak Sah Karena Pelapor Dibawah Ancaman

Sidang praperadilan SP3 di PN Jakarta Selatan/Ist

Sidang lanjutan praperadilan perkara Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3 laporan polisi (LP) di PN Jakarta Selatan menghadirkan saksi ahli Dwi Seno Wijanarko.

Dwi yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta ini menegaskan, delik umum absolut pada UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pasal 45 ayat 3 mengamanatkan bahwa perkara tidak bisa dihentikan dengan perdamaian.

"Perdamaian antara pelapor dan terlapor, tidak bisa menghentikan proses hukum. Jadi aparat penegak hukum yang memfasilitasi perdamaian itu berdasarkan UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen itu adalah pelanggaran hukum," kata Dwi, Kamis (31/10).

Karena itulah, kata Dwi, kasus perusahaan asuransi Allianz yang menyeret direktur utamanya menjadi tersangka harus dilanjutkan ke pengadilan.

"Pengadilan lah yang memberikan kepastian hukum," kata Dwi menambahkan.

Penasehat hukum pelapor Erman Umar mengungkapkan, praperadilan sendiri dapat diulang berkali-kali karena bukan memeriksa pokok materi, tetapi memeriksa formiil.

Dalam pemeriksaan saksi fakta hadir pengacara Alvin Lim dan Leo Detri dari LQ Indonesia Lawfirm.

Alvin menjelaskan bahwa dalam penghentian perkara kasus Allianz dilakukan dengan pengancaman dan tekanan kepada Ifranius Algadri selaku pelapor agar mencabut LP.

"Pencabutan LP inilah yang menjadi dasar bagi Dirkrimsus PMJ untuk menghentikan perkara dan penyidikan. Inilah yang kami pertanyakan," kata Alvin.

Pihak pemohon Praperadilan, Ketua LSM Konsumen Cerdas Hukum, Phioruci Pangkaraya mengharapkan majelis hakim tegas dan berani membatalkan SP3 dan memerintahkan agar perkara dapat dibawa ke pengadilan.

Diketahui, pengajuan praperadilan dilakukan untuk menguji SP3 oleh Polda Metro Jaya atas kasus Allianz yang menjadikan Dirut Allianz dan Manajer Klaim menjadi tersangka pada 2017.

Sidang lanjutan perkara SP3 LP dengan agenda kesimpulan akan dilanjutkan pada Jumat (1/11) besok.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104
Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00