Jupiter Miris, Banyak Pengusaha UMKM Terjerat Rentenir

Megapolitan  SELASA, 19 NOVEMBER 2019 , 16:43:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jupiter Miris, Banyak Pengusaha UMKM Terjerat Rentenir

Jupiter/Ist

Sebanyak 16 lokasi sudah dikunjungi Anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Jupiter selama melakukan masa reses.

Jupiter mengatakan, salah satu aspirasi warga yang muncul saat menyerap aspirasi warga yakni berkaitan akses permodalan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Lantaran kesulitan modal banyak pelaku usaha yang akhirnya justru meminjam uang kepada rentenir. Banyak di antara mereka yang justru akhirnya terbelit hutang dan sulit mengembangkan usaha," kata Jupiter di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (19/11).

Jupiter menjelaskan, sebagai wakil rakyat dirinya akan memperjuangkan agar pelaku UMKM di Jakarta bisa mendapatkan akses permodalan yang mudah dan penuh keringanan melalui Bank DKI sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Saya ingin ada diskusi lebih lanjut dengan Bank DKI agar pelaku usaha di Ibukota bisa lebih mudah mendapatkan modal untuk memulai maupun mengembangkan usaha," ujar Jupiter.

Ia menambahkan, hal lain yang disampaikan masyarakat adalah terkait penyandang disabilitas yang belum mendapatkan bantuan sosial melalui Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ).

"Kebetulan saat reses ada lurah-lurah juga hadir dan saya langsung meminta untuk dioptimalkan lagi pendataan yang dilakukan. Sehingga, mereka yang berhak mendapat bantuan harus menerimanya," ungkap Jupiter.

Menurutnya, sejumlah lokasi yang sudah dikunjungi selama masa reses untuk menyerap aspirasi warga di antaranya, di Kelurahan Jatipulo, Maphar, Grogol, Wijaya Kusuma, dan Kelurahan Glodok.

"Semua aspirasi yang disampaikan warga tentunya tidak hanya kita dengar, tapi perlu diselesaikan dengan solusi terbaik," tutup Jupiter.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok