Caketum Kowani Ini Ingin Wanita Indonesia Melek Teknologi

Ragam  KAMIS, 28 NOVEMBER 2019 , 07:34:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Caketum Kowani Ini Ingin Wanita  Indonesia Melek Teknologi

Focus Group Discussion Pengurus Pusat Wanita Islam/RMOL

Calon Ketua Umum (Caketum) Kongres Wanita Indonesia (Kowani) 2019-2024, Ony Monirah Jafar Hafsah ingin menjadikan wanita Indonesia melek teknologi terkini. Hal ini agar wanita tidak ketinggalan zaman.

Harapan itu diungkapkan Ony dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digagas Pengurus Pusat Wanita Islam di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (27/11).

Ia memastikan, bila kelak terpilih, maka salah satu program utamanya adalah bagaimana perempuan Indonesia melek teknologi dan memahami revolusi industri 4.0.

"Wanita Indonesia harus bisa mengambil peran, tidak hanya sebagai users, tapi harus bisa menjadi pelaku usaha," kata istri mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Mohammad Jafar Hafsah ini.

Ony mengaku berkomitmen terus mendorong perempuan Indonesia untuk memahami revolusi industri 4.0.

Ditambahkannya, hasil FGD juga menjadi kontrak politik yang akan akan dibawa Ony di Kongres Kowani.

"Karena itu, hasil FGD akan menjadi materi pembahasan di Kongres Kowani XXV di Jakarta pada 3-4 Desember 2019," ujar Ony.

Ketua Perempuan Mandiri Republik Indonesia (PMRI) ini menjelaskan, era teknologi 4.0 itu ibarat 2 sisi mata uang. "Ada bernilai positif dan negatif. Positifnya, ini menjadi tantangan ke depan. Kalau perempuan Indonesia bisa sejahtera, maka otomatis kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual akan bisa diminimalisasi," terangnya.

Selain berharap agar wanita Indonesia melek teknologi terkini, Ony juga memastikan akan menggandeng kelompok perempuan dari generasi milenial untuk turut berkiprah di Kowani.

Menanggapi ajakan Ony, Ketua Umum Kopri Pengurus Besar Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri, Septi Rahmawati pun mengaku sangat senang. "Sebagai generasi yang produktif, tentu kita sangat senang bila bergabung dan berjuang bersama di Kowani," tukas Septi.

Dalam kesempatan itu, tampil juga pembicara lain, yakni Valinka Singka Subekti dan Nita Yudi.

Valinka memaparkan mengenai pentingnya mendukung RUU PKS yang saat ini tengah bergulir pembahasannya.

Sementara, Nita Yudi mengajak para perempuan untuk bersedia menjadi enterpreneur. "Potensi perempuan dalam dunia bisnis sangat besar. Tidak hanya untuk aktualisasi diri, tapi juga bisa mendukung perekonomian keluarga," ujar Nita.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104