Batal Bangun Hotel, Anggaran Revitalisasi TIM Jadi Rp1,6 Triliun

Megapolitan  SABTU, 30 NOVEMBER 2019 , 10:09:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Batal Bangun Hotel, Anggaran Revitalisasi TIM Jadi  Rp1,6 Triliun

Taman Ismail Marzuki/Net

Anggaran revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) secara keseluruhan berakhir menjadi Rp1,6 triliun.

Hal ini karena pemotongan biaya pengadaan hotel sebesar Rp200 miliar yang disampaikan saat rapat PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (29/11).

Direktur Utama Jakpro Dwi Wahyu Darwoto mengatakan, dihilangkannya fasilitas hotel berbintang oleh Jakpro dalam revitalisasi TIM atas desakan para seniman TIM yang menolak adanya pembangunan fasilitas komersialisasi di pusat kesenian itu.

Sebelumnya dana revitalisasi TIM yang dibutuhkan Rp 1,8 triliun,termasuk hotel. Tapi hotelnya jadi dihilangkan sehingga terpotong Rp200 miliar.

"Jadi total seluruhnya Rp1,6 triliun,” kata Dwi Wahyu dalam rapat itu.

Selain itu, Dwi menyebutkan penghilangan fasilitas hotel berbintang dalam revitalisasi TIM menyebabkan usulan penggantian fasilitas berupa amfiteater. Oleh karena itu, Dwi meminta izin pada DPRD DKI untuk diberikan waktu merevisi rencana bisnis, keuangan serta desain bersama arsitek Andra Matin untuk revitalisasi TIM yang diharapkan selesai pada 2021.

Seperti yang diketahui para seniman TIM menolak adanya pembangunan hotel maupun fasilitas komersial lainnya karena dianggap dapat menggeser fungsi utama TIM sebagai pusat kesenian menjadi tempat meraup keuntungan.[dod]

Komentar Pembaca