Ini Cara Anies Wujudkan Transportasi Ramah Perempuan Dan Anak

Megapolitan  SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 15:10:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ini Cara Anies Wujudkan Transportasi Ramah Perempuan Dan Anak

Anies Baswedan/Ist

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta semakin menegaskan komitmennya untuk terus menjadi Provinsi Ramah Perempuan dan Anak.

Salah satunya dengan membangun ekosistem transportasi umum massal yang ramah perempuan dan anak melalui Pos Sahabat Perempuan dan Anak yang tersedia di seluruh Stasiun MRT dan LRT, serta seluruh Halte Transjakarta.

Secara simbolis komitmen menjalankan regulasi tersebut juga digelar dengan acara berupa penandatangan nota kesepakatan kerja sama antara Pemprov DKI dan penyelenggara angkutan umum massal yaitu pihak MRT Jakarta, LRT Jakarta dan Transjakarta.

Penandatanganan itu terkait Komitmen Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang disaksikan 900 duta perlindungan perempuan dan anak di Terowongan Kendal, Jakarta Pusat, Selasa (10/12).

"Pagi ini kita menyaksikan penandatanganan komitmen pos sahabat perempuan dan anak," ucap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sekaligus membuka acara tersebut.

"Pesannya adalah Jakarta akan terus berkomitmen selain mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum sekaligus membuktikan Jakarta sebagai kota yang ramah perempuan dan anak,” sambungnya.

Keberadaan Pos Sahabat Perempuan dan Anak ini sekaligus menindaklanjuti Keputusan Gubernur Nomor 1107 Tahun 1107 Tahun 2019 tentang perubahan atas keputusan Gubernur Nomor 1043 Tahun 2018 Tentang Daftar Kegiatan Starategis Daerah Pada Poin 13 Tentang Perlindungan dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak.

Gubernur Anies menggarisbawahi bahwa makna sahabat dalam Pos Sahabat Perempuan dan Anak merupakan bagian dari usaha Pemprov DKI membangun kesadaran akan pentingnya perlindungan bagi perempuan dan anak.

”Tempat ini (Pos Sahabat Perempuan dan Anak) kita mempromosikan kesadaran ke warga pengguna angkutan umum massal, bila kita lihat figur perempuan dan anak harus dilihat sebagai ibu atau anak kita sendiri," ucap Anies.

"Komitmen itu harus ada di pribadi kita dan kita berharap seluruh stasiun dan halte dan petugasnya ada menggunakan pin Insya allah akan memberikan perasaan aman dari seluruh pengguna transportasi kita,” tutupnya.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104