Pak Anies, Banyak JPO Di Jakarta Keropos

Megapolitan  SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 12:57:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pak Anies, Banyak JPO Di Jakarta Keropos

Didi O Affandi/RMOL

Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di sejumlah titik di ibukota sangat memprihatinkan. Atapnya sebagian bolong, di beberapa bagian lantainya sudah berkarat dan keropos, sehingga kalau ada orang lewat JPO jadi bergoyang. Bahkan tidak sedikit JPO yang rawan kriminalitas.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Kajian Seputar Kota (Kasta) Didi O Affandi di kawasan Jalan Jatibaru, Jakarta Pusat, Senin (16/12).

Didi mendorong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar merobohkan atau bahkan menganti JPO karena dinilai sudah tidak ramah dan tidak berkeadilan.

"Jangan cuma JPO Sudirman-Thamrin saja yang dipercantik. Karena Jakarta bukan cuma Sudirman-Thamrin, tapi ada juga Tanjung Priok, Cawang, Jelambar atau Matraman," kata Didi.

Menurut Didi, JPO memang dibutuhkan untuk membantu pejalan kaki menyeberang jalan, terutama di jalan yang lalu lintasnya cukup padat. Akan tetapi, saat ini JPO yang ada tidak memberikan rasa keadilan bagi para pejalan kaki.

"Ada yang anak tangganya cukup curam, bagaimana dengan disabilitas yang juga perlu menyeberang jalan, kemudian ibu hamil dan manula,” ujar Didi.

Bahkan ada puluhan JPO yang dinilai tidak manusiawi. Karenanya ia meminta agar JPO itu dirobohkan dan diganti pelican crossing.

Didi juga mendorong Anies melengkapi JPO dengan lift hingga eskalator. "Anies bisa bekerjasama dengan pihak swasta untuk melengkapi fasilitas lift atau eskalator. Nanti swasta juga yang melakukan perawatan," saran Didi.

Sebagai kompensasinya, Anies membolehkan swasta memasang reklame di JPO tersebut dalam kurun waktu tertentu.

Dia mencontohkan keberadaan lift di JPO Sarinah yang tidak berfungsi karena kurangnya perawatan.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik RMOLJakarta, beberapa JPO di Jakarta Timur kondisinya juga memprihatinkan.

Seperti terlihat di kawasan Jalan Matraman Raya dan Salemba Raya. Di tempat itu, JPO sangat mengenaskan karena banyaknya lubang dan karat.

Keretakan dan karat terlihat di sejumlah titik JPO, mulai anak tangga, tiang pembatas hingga pijakan atau lantai yang terbuat dari plat border. Bahkan beberapa bagian pijakan JPO sudah bolong dan mengelupas sehingga sangat lapuk bila terinjak pejalan kaki.

Belum lagi beberapa baut di pijakan JPO telah lepas sehing ga alas JPO mengeluarkan bunyi bila terinjak. Kondisi ini tentunya membahayakan para pejalan kaki yang melintas di fasilitas umum tersebut.[dod]

Komentar Pembaca