Bidik Wisatawan Muslim, DKI Genjot Pengembangan Wisata Halal

Jakarta  JUM'AT, 20 DESEMBER 2019 , 22:18:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bidik Wisatawan Muslim, DKI Genjot Pengembangan Wisata Halal

Diskusi bertajuk "Mendukung Program Pemprov DKI Terkait Penerapan Wisata Halal"/RMOL

Pemprov DKI Jakarta akan lebih mengembangkan sektor pariwisata, termasuk wisata halal. Apalagi wisata halal merupakan sebuah konsep pariwisata yang berpotensi untuk dikembangkan karena sudah memasuki fase global mainstream market, bukan sekadar niche market.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Produk Bidang Infobang Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Gun Gun Mujiantara saat menjadi narasumber diskusi bertajuk "Mendukung Program Pemprov DKI Terkait Penerapan Wisata Halal" yang diinisiasi Koordinatoriat Wartawan Balai Kota-DPRD DKI Jakarta, di Hotel Grand Cempaka Resort, Cipayung, Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/12) sore.

"Pertumbuhan market wisatawan muslim diperkirakan meningkat menjadi 300 miliar dollar Amerika Serikat di tahun 2026," kata Gun Gun.

Gun Gun menjelaskan, jumlah wisatawan muslim di dunia pada tahun 2020 diproyeksikan akan mencapai 158 juta orang dengan pertumbuhan enam persen per tahun.

"DKI Jakarta menjadi salah satu pilar utama dengan target satu juta wisatawan muslim dari mancanegara di tahun 2019," ujar Gun Gun.

Menurutnya, DKI Jakarta sangat memiliki potensi untuk mengembangkan wisata halal dengan sembilan destinasi wisata unggulan yakni, Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Kepulauan Seribu, Kota Tua, Situ Babakan, Sarinah, Thamrin City, Jalan Raden Saleh, dan Senayan.

"Masih banyak memang yang perlu kita kerjakan, saat ini baru satu hotel berbintang yang tersertifikasi halal. Kemudian, dari lebih empat ribu restoran baru 500 yang tersertifikasi halal," ungkap Gun Gun.

Sementara itu, Senior Manager Corporate Marketing PT Jakarta Tourisindo, Sarina Maharani menuturkan, tujuh unit usaha PT Jaktour yakni, Hotel Grand Cempaka Bussines, Grand Cempaka Resort, d'Arcici Sunter, d'Arcici Plumpang, Al Hijra Cempaka Putih, c'One Cempaka Putih, c'One Pulomas dan d'Arcici Sport saat ini dalam proses mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Mudah-mudahan tahun depan seluruh hotel kami sudah mendapatkan sertifikasi halal. Prinsipnya, kami memastikan seluruh suplier dan vendor yang berkerja sama dengan PT Jaktour telah memiliki sertifikasi halal," ucap Sarina.

Prospek wisata halal, kata Rani, sangat besar sekali. Untuk itu, Jaktour terus berkomitmen untuk menggarap secara serius sektor wisata halal.

"Kita sudah mulai dari Hotel Al Hijra Cempaka Putih. Sarana dan prasarana untuk mendukung ibadah tamu-tamu yang beragama Islam kami sediakan. Ke depan kami juga akan membangun masjid yang ikonik di Grand Cempaka Business Hotel," jelas Sarina.

Wakil General Grand Cempaka Resort, Uray Mauritzio menambahkan, unit usaha yang dikelolanya cukup banyak diminati untuk penyelenggaraan manasik haji. Terlebih, di Grand Cempaka Resort juga ada kegiatan Quran Camp.

"Kami memastikan hotel milik Badan Usaha Milik Daerah DKI di kawasan Puncak ini sangat ramah dan mendukung wisata halal," tutup Uray.[dod]

Komentar Pembaca
Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00

Penyuluhan Corona Di CFD

Penyuluhan Corona Di CFD

MINGGU, 08 MARET 2020 , 08:59:00

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

RABU, 04 MARET 2020 , 10:02:00