Andi Arief: Tersangka Jiwasraya Lagi Di Briefing Agar Tidak Salah Ngomong

Hukum  RABU, 25 DESEMBER 2019 , 13:04:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Andi Arief: Tersangka Jiwasraya Lagi Di Briefing Agar Tidak Salah Ngomong

Ilustrasi/Net

MOLJakarta.Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief menyebut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah menyatakan ada semacam perampokan atau prudent dan fraud dalam kasus Jiwasraya.

"Kasus Jiwasrayagate ini maling kelas kampung, ngumpulin uang orang dijanjiin bunga tinggi. Uangnya dipindah ke tempat tertentu, lalu uangnya dibilang hilang karena berbagai alasan," ungkap Andi melalui Twitter pribadinya, Rabu (25/12).

"Kebetulan salah satu tempatnya menurut BPK ke tempat pak Menteri. Ini bukan politisasi, ini fakta," sambungnya.

Andi menduga tersangka Jiwasraya saat ini sedang dirahasiakan. Bahkan politisi Demokrat ini menyindir, kabarnya tersangka sedang dibriefing supaya kalau ditanya salah Presiden terdahulu sebelum Joko Widodo.

Agar kasus ini tidak semakin liar, Andi menyarankan kepada Presiden Jokowi untuk segera berpidato menjelaskan kepada publik agar ada kejelasan.

"Sebaiknya bapak pidato malam ini menyatakan kepada partai koalisi untuk segera bentuk pansus dan buka kasusnya terang benderang," jelasnya.

Sedangkan kepada Menteri BUMN Erick Thohir, Andi mengatakan posisi sebagai menteri seharus menjadi bagian penyelesaian masalah.

Hal itu dilakukan agar publik percaya bahwa ini bisa diselesaikan. "Kewajiban Bapak untuk segera menjelaskan soal perusahaan bapak yang terdeteksi dalam audit BPK. Modal kepercayaan kami, penjelasan itu," pungkasnya.

Jiwasraya memang tengah menghadapi masalah, setelah terpaksa menunda pembayaran kewajiban polis jatuh tempo. Ini membuat perusahaan kesulitan pembayaran polis jatuh tempo terdapat di produk bancassurance.[dod] ,

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104