Jokowi Minta Urusan Investasi Dipermudah, KKP Akan Review Aturan

Bisnis  KAMIS, 26 DESEMBER 2019 , 21:43:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jokowi Minta Urusan Investasi  Dipermudah, KKP Akan Review Aturan

Edhy Prabowo/Ist

Budidaya akuakultur jika dikelola dengan bijaksana maka dapat menghasilkan nilai tambah dengan memperkerjakan banyak orang dan menyejahterakan masyarakat serta menambah devisa negara.

Selain itu, akuakultur juga berperan pada peningkatan pangan berprotein tinggi bagi masyarakat untuk mengentaskan persoalan kekurangan gizi stunting.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sesuai meninjau langsung upaya pembesaran benih lobster yang dilakukan masyarakat Telong Elong dan Teluk Ekas, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (26/12).

Oleh karena itu, Menteri Edhy mengajak peneliti, perekayasa, dan akuakulturist untuk terus berinovasi menciptakan keberhasilan pembenihan (breeding) lobster dan membuat indukan unggul.

"Sehingga ke depan budidaya lobster tidak lagi mengandalkan induk matang telur dari alam namun menggunakan indukan lobster dari hasil breeding yang terprogram," jelas Edhy.

KKP saat ini juga tengah mereview berbagai aturan yang dipandang kurang menguntungkan bagi Stakeholder. Hal Ini sejalan dengan keinginan Presiden Jokowi agar aturan-aturan yang berkaitan dengan investasi dipemudah.

"Saya berkeliling ke sentra-sentra produksi akuakultur. Tentu tujuannya untuk mendengar masukan, keluhan, dan saran dari stakeholder sebagai bahan referensi kami dalam menyusun arah kebijakan sektor akuakultur nasional," ucap Edhy yang juga Wakil Ketua umum Partai Gerindra itu.

enurutnya, KKP akan membangun sentra akuakultur berbasis kawasan dan komoditas unggulan, terutama untuk orientasi ekspor seperti udang, rumput laut, patin, dan komoditas akuakultur lainnya yakni melalui pengembangan integrated aquaculture business.

"Saya melihat ada harapan dan optimisme dari seluruh stakeholder di sini. Ini menjadi semangat kami untuk memberikan yang terbaik bagi kemaslahatan para pelaku perikanan, khususnya para pembudidaya ikan," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca