Bikin Betah Pengunjung, Materi Hiburan Dan Makanan Di Thamrin 10 Rutin Dievaluasi

Ekonomi  SENIN, 30 DESEMBER 2019 , 22:52:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bikin Betah Pengunjung, Materi Hiburan Dan Makanan Di Thamrin 10 Rutin Dievaluasi

Arief Nasrudin/RMOL

Kantong parkir atau park and ride di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, telah berubah menjadi tempat untuk berwisata kuliner dan wisata taman kota yang diberi nama Thamrin 10.

Lokasi kuliner anyar yang belum lama diresmikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyediakan lebih dari 50 gerai makanan dan minuman, yang bisa dinikmati sambil diiringi alunan lagu di alam terbuka. Singkatnya, Thamrin 10 kini menjadi pilihan baru untuk berkumpul.

Dirut Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya akan rutin mengevaluasi tema atau materi hiburan di Thamrin 10. Tujuannya, agar pengunjung tidak bosan untuk datang ke lokasi.

"Tiap tiga bulan akan kita dilakukan review, supaya pengunjungnya nggak jenuh. Kita akan bikin pola-pola baru pertunjukan. Termasuk taman pun ada tematiknya seperti saat ini, Natal dan kemudian Tahun Baru. Setelah tahun baru nanti ada Imlek dan seterusnya. Nanti biar hidup terus," kata Arief, usai merayakan HUT Perumda Pasar Jaya di Thamrin 10, Senin (30/12).

Selain review pertunjukan dan taman, lanjut Arief, pihaknya juga merencanakan mengevaluasi jenis makanan dan minuman yang dijual.

"Sekarang saya yang repot. Saya repot menjawab karena banyak yang minta demikian. Jadi saya sampaikan, kita akan ada rotasi tiga bulan sekali. Jadi mereka harus mendaftar di kurasi kita. Jadi mereka ada kurasi, kurasi juga ada profesional. Jadi kita kemudian benar-benar mendapatkan sebuah kelayakan," jelas Arief.

Untuk warga Jakarta yang ingin berjualan makanan di Thamrin 10, lanjut Arief, tinggal klik di website Pasar Jaya, yakni pasarjaya.co.id.

"Yang daftar tidak harus warga Jakarta. Semuanya kuliner Nusantara juga kita ambil di sini. Kita nggak membatasi harus warga Jakarta. Mereka yang mau berusaha di Jakarta silahkan. Identifikasnya benar dan kemudian dia punya fesyen di kuliner," terang Arief.

Arief memastikan seluruh pedagang tidak dikenakan biaya sewa alias gratis.

"Kalau sewa nanti dudah komersial. Kalau ini nggak komersial. Kalau ini mereka dapet cuma Rp 1.000 ya biaya 20 persennya itu untuk biaya listriknya, biaya fasilitasnya gitu. Kita nggak ngambil sama sekali hal-hal yang sifatnya komersial di sini," tutup Arief.[dod]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00