Komisioner KPU Ditangkap, Pengamat Ingatkan Hukum Karma

Politik  JUM'AT, 10 JANUARI 2020 , 18:04:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komisioner KPU Ditangkap, Pengamat Ingatkan Hukum Karma

Wahyu Setiawan/Net

Ditangkapnya Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang tersandung kasus suap berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu.

Demikian disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta yang juga Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Jumat (10/1).

"Pastinya (kepercayaan) sangat menurun. Publik mulai ragu KPU lembaga kredibel yang independen. Ini hukum karma. Siapa yang berbuat salah akan terkena efek negatif," kata Adi.

Diketahui, Wahyu Setiawan meminta uang senilai Rp 900 juta untuk mengurus Calon Legislatif (Caleg) PDIP Harun Masiku sebagai anggota DPR RI pengganti antar waktu (PAW).

ang tersebut diminta oleh Wahyu kepada Agustiani Tio Fridelina yang merupakan mantan anggota Bawaslu yang juga orang kepercayaan Wahyu.

Yang paling menyita perhatian adalah Wahyu juga diciduk bersama Saeful Bahri yang merupakan dengan orang kepercayaan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00

Bangunan Ruko Di Cideng Ambruk

Bangunan Ruko Di Cideng Ambruk

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 , 17:03:00