Suap Wahyu Setiawan, Sani: Bukti KPU dan PDIP Selingkuh

Politik  SABTU, 11 JANUARI 2020 , 13:23:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Suap Wahyu Setiawan, Sani: Bukti KPU dan PDIP Selingkuh

Wahyu Setiawan/Net

Ketua GNPF Ulama Kota Binjai Sani Abdul Fattah meragukan duit yang disetorkan kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan hanya untuk dinikmati sendiri.

Ya nggak mungkinlah uang sebanyak itu untuk sendiri. Sekali lagi, apa mungkin dia (Wahyu Setiawan) seorang yang bisa memutuskan?” kata Sani kepada Kantor Berita RMOLSumut, Sabtu (11/1).

OTT yang dilakukan KPK kepada Wahyu itu secara alamiah merefresh ingatan sebagian besar rakyat Indonesia pada Pemilihan Presiden 2019 lalu.

Ini bukan dibuat-buat, ini alamiah. OTT itu secara tak sadar mengingatkan kita kepada indikasi kecurangan pada Pilpres lalu,” kata Sani.

Sani menilai, penangkapan Wahyu juga menjadi bukti bahwa ada hubungan mesra antara KPU RI dengan PDIP yang pada 2019 lalu menjadi pengusung utama Presiden Joko Widodo.

Tertangkapnya si Komisioner ini menjadi bukti bahwa hubungan antara KPU RI dengan PDIP sangat mesra sekali,” ujar Sani.

Banyaknya kejanggalan pada tahapan dan proses Pilpres, lanjut Sani, menjadi bukti adanya hubungan terlarang antara penyelenggara dan peserta pemilu.

Dimulai dari kasus surat suara di dalam kontainer itu lah, penghitungan data yang entah bagaimana, nggak becus lah, pengumuman pemenang pilpres tengah malam lah padahal masih banyak penghitungan yang belum selesai lah. Bahkan yang paling aneh dimulai dari kotak surat suara yang dari kardus lah dan masih banyak lagi. Ada perselingkuhan antara PDIP dan KPU,” tegas Sani.

Dengan banyaknya problem-problem seperti ini maka wajar jika kasus tertangkapnya komisioner ini melebar menjadi tuntutan pembubaran PDIP,” ungkap Sani.

Indikasi lain, kata Sani yang juga Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) Binjai ini, selama ini, PDIP dinilai sebagai parpol yang getol membonsai KPK.

"Kan selama ini PDIP memang partai yang paling getol melemahkan KPK dengan begitu serius dan terus menerus ingin merevisi UU KPK. PDIP juga masuk dalam daftar parpol yang produktif menghasilkan koruptor,” demikian Sani. [dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00