DKI Akan Sulap Jalan Sabang Dengan Nuansa Era 1970-an

Megapolitan  KAMIS, 16 JANUARI 2020 , 15:26:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

DKI Akan Sulap Jalan Sabang Dengan Nuansa Era 1970-an

Kawasan Jalan Sabang/Net

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mewacanakan mengembalikan kawasan kuliner Jalan Sabang atau Jalan H Agus Salim, Jakarta Pusat, kembali seperti tempat nongkrong bernuansa tahun 1970-an.

Berbagai penataan akan dilakukan untuk menunjang kawasan Sabang sebagai salah satu objek wisata. Salah satunya adalah revitalisasi trotoar.

Namun, usulan revitalisasi itu oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta dipastikan tidak dikerjakan tahun ini.

Alasannya adalah karena Pemprov DKI Jakarta sedang mengutamakan penataan trotoar yang terintegrasi dengan angkutan umum.

(Trotoar) Sabang belum, dulunya kami mau ngambil (penataan) di Kebon Sirih-Sabang, tapi sekarang kami fokus yang integrasi antar moda transportasi dulu seperti di Cipete dan Antasari,” kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho dalam keterangannya, Kamis (16/1).

Penataan trotoar untuk di kawasan Kebon Sirih-Sabang sendiri akan dimasukan ke dalam Kegiatan Strategis Daerah (KSD) pada 2021 mendatang.

Selain penataan trotoar, kawasan Sabang juga akan ada penataan untuk slot parkir yang dibuat secara paralel atau berjajar. Gorong-gorong pun akan dinormalisasikan serta akan ada penghijauan dengan pohon dan bunga.

Namun yang menarik dari itu semua adalah Pemprov DKI juga berencana melakukan penguatan organisasi dan SDM asosiasi Pedagang Kaki Lima (PKL).

Kata Hari, pada siang hari Jalan Sabang akan dibebaskan dari PKL. Mereka akan dipindah ke JP 9 Kampung Lima dan JP 06 di Jalan Kebon Sirih.

Barulah pada malam hari, disisi kanan Jalan Sabang akan dijadikan area parkir. Satu lajur lagi disediakan untuk kuliner PKL. Sistem lalu lintas di lokasi ini pun akan diberlakukan satu arah.[dod]

Komentar Pembaca