Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Bukti Negara Absen Mensejahterakan Rakyat

Bisnis  SENIN, 20 JANUARI 2020 , 20:46:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Bukti Negara Absen Mensejahterakan Rakyat

Gas Elpiji 3 kg/Net

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mencabut subsidi Elpiji 3 kilogram (kg) pada pertengahan tahun ini.

Terkait hal ini, pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi mengatakan, subsidi Elpiji sesungguhnya dimaksudkan agar rakyat terutama yang kurang mampu, bisa mengakses sumber energi bagi kehidupannya sehari-hari dengan harga terjangkau.

Hal ini juga menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan bahwa rakyatnya terpenuhi kebutuhan dasarnya.

"Oleh karena itu, rencana pencabutan subsidi Elpiji 3 Kg sama saja dengan absennya negara dalam menjamin kesejahteraan rakyat," ujar Ade saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/1).

Ade melanjutkan, dengan dicabutnya subsidi gas Elpiji tersebut sesungguhnya negara telah mengabaikan hak 9,4 % atau 25,14 juta penduduk miskin (versi BPS tahun 2019) yang seharusnya berhak menikmati subsidi.

"Termasuk akses terhadap Elpiji 3 Kg bersubsidi," imbuhnya.

Pemerintah semestinya peka terhadap situasi objektif masyarakat. Masih ada kelompok rentan yang perlu dilindungi akses kesejahteraannya.

"Selain itu, pemerintah perlu kreatif dalam hal mencari sumber pendapatan negara dan melakukan efisiensi anggaran sehingga tidak menempuh jalan pintas dengan menambah beban rakyat," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok