Anies Hadirkan Wajah Baru Pesisir Jakarta

Megapolitan  JUM'AT, 24 JANUARI 2020 , 15:39:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anies Hadirkan Wajah Baru Pesisir Jakarta

Marco Kusumawijaya dan Sigit Wijatmoko/Ist

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan tengah menyiapkan Wajah Baru Pesisir Jakarta sebagai upaya memulihkan lingkungan Teluk Jakarta dan meningkatkan keadilan sosial serta efisiensi ekonomi Jakarta.

Konsep penataan pesisir Jakarta dipaparkan oleh Walikota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko dan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bidang Pengelolaan Pesisir, Marco Kusumawijaya, dalam media update di Ruang Strategic Communication, Blok F Lantai 2, Balai Kota DKI Jakarta, pada Jumat pagi (24/1).

Sigit Wijatmoko mengatakan wajah baru Pesisir Jakarta tidak hanya bicara masalah secara infrastruktur, tetapi bagaimana menetapkan sebuah pola rencana jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

"Jadi, unsur pembangunan, baik itu pembangunan fisik maupun pembangunan manusianya sampai dengan sustainability-nya, kita berfikir secara konteks," kata Sigit.

Dalam menata pesisir Jakarta, memang perlu adanya kolaborasi bersama masyarakat. Pemprov DKI Jakarta menganggap pembangunan wajah baru pesisir Jakarta sebagai bagian tak terpisahkan dari memajukan keseluruhan Jakarta.

Hal ini juga ditegaskan kembali oleh Marco Kusumawijaya. Saat ini, katanya, adalah momen yang tepat untuk menjadikan wilayah pesisir sebagai gerbang utama Jakarta yang terintegrasi dengan kemajuan ibukota.

"Terlebih pesisir adalah kawasan yang sangat aktif dengan kepadatan penduduk tinggi, serta turut menentukan masa depan Jakarta dari segi lingkungan, sosial, dan ekonomi," jelas Marco.

Dalam kesempatan ini, Marco juga menjelaskan mengenai konsep penataan pesisir Jakarta yang terdiri dari tujuh aspek utama yakni, Interkoneksi akses, penambahan luas dan peningkatan kualitas pantai publik, pengelolaan persampahan dan sanitasi.

Selain itu ada perbaikan ekosistem pesisir (kualitas air serta pemulihan keragaman biota), permukiman pesisir layak huni, Penataan pelabuhan dan dermaga serta penataan tanggul pesisir dengan melakukan review dan penataan terkait fungsi dan desain tanggul yang sesuai dengan tujuan pengamanan pesisir dan tata air kota.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104