Dibanding Era Jokowi Dan Ahok Terungkap Anies Paling Sedikit Tebang Pohon

Megapolitan  SABTU, 01 FEBRUARI 2020 , 19:16:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Dibanding Era Jokowi Dan Ahok Terungkap Anies Paling Sedikit Tebang Pohon

Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama/Net

Sepekan ini media dan dunia maya diramaikan oleh berita dan isu penebangan pohon di kawasan Monumen Nasional (Monas) yang terkena dampak proyek revitalisasi area yang menjadi ikon Jakarta tersebut.

Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta yang dinilai bertanggungjawab terhadap proyek tersebut pun dicecar, dibully, dan dipersalahkan. 

Bahkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi bahkan sampai mengancam memidanakan Anies.

Kalangan nitizen yang selama ini terindikasi tidak menyukai Anies dan mayoritas pendukung tiga gubernur DKI sebelum periode Anies, membully secara membabi buta dan menuntut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut mundur.

Namun melalui tulisan yang dibuat oleh pemilik akun Hamdanul Fain dan muat di Kompasiana-nya Kompas, terungkap bahwa ternyata Anies bukanlah sebagai pemegang rekor Gubernur DKI terbanyak dalam melakukan penabangan pohon di Ibukota.

Berdasarkan tulisan dari pria pecinta Anthropology & Biology ini, Anies justru paling sedikit dalam melakukan penebangan pohon dibandingkan tiga gubernur sebelumnya.

Berikut tulisan Hamdanul Fain yang muat Kompasiana pada 30 Januari 2020 tersebut:

Siapakah Gubernur Pemegang Rekor Tebang Pohon Terbanyak di DKI Jakarta?

Polemik penebangan pohon di Jakarta, tepatnya di kawasan Monas menjadi perhatian serius kalangan netizen dan politisi.

Penebangan dalam rangka mengembalikan Monas sesuai dengan desainnya, dinilai sebagai aksi perusakan Jakarta.

Apakah bisa dikatakan Anies sebagai gubernur pemegang rekor penebangan pohon terbanyak di DKI Jakarta?

Netizen dan politisi ramai-ramai mengkritisi Anies Baswedan dan bahkan sampai menginginkannya turun tahta dari jabatan gubernur.

Jika ditelusuri lebih jauh, ada sekitar 90-an pohon lainnya yang ditebang di beberapa ruas trotoar di Jakarta selama 2019.

Apabila dikalkulasi, maka dalam satu tahun saja ada hampir 300 pohon yang ditebang Anies Baswedan di Jakarta.

Jumlah yang cukup fantastis. Jadi wajar netizen dan politisi mengkritisi hal tersebut.

Pihak Dinas Pertamanan dan Tata Kota DKI Jakarta dan kontraktor pengerjaan revitalisasi Monas mengaku melakukan relokasi dan penggantian pohon yang ditebang.

Hal ini untuk mengikuti aturan Dinas Pertamanan DKI Jakarta Nomor 9 Tahun 2002 yang mengharuskan menanam 10 pohon pengganti dengan diameter 10 sentimeter dan tinggi 3 meter.

Meskipun belum semuanya tuntas ditanam kembali dan terkesan lamban. Hal ini ketahuan karena wartawan kompas sempat berlelah-lelah menelusuri keberadaan pohon pengganti yang dimaksudkan (terima kasih kompas).

Lalu bagaimana dengan era Gubernur Jokowi dan Ahok sebelumnya?

Ada sekira 2.550-an pohon ditebang di masa Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Penebangan dilakukan untuk realisasi proyek LRT.

Sementara itu, di era Joko Widodo atau Jokowi sebagai Gubernur, jumlah pohon yang ditebang sekira 1500-an untuk proyek MRT. Angka tersebut tinggi sekali, akan tetapi sama juga seperti saat ini.

Pohon yang ditebang diganti dengan 10 pohon sesuai Peraturan Dinas Pertamanan DKI Jakarta Nomor 9 Tahun 2002.

Meskipun demikian, jika dilihat angka penggantiannya yang cukup tinggi, masih belum bisa dipastikan, apakah penggantian itu sudah sesuai jumlah dan sudah benar-benar dilakukan.

Berhubung pada masa itu tidak ada netizen dan politisi yang ngotot protes dan tidak ada wartawan yang menelusuri apakah penggantian dan relokasi pohon sudah sesuai atau belum, maka tidak dapat dipastikan progresnya seperti apa (baca: saya tidak bisa memastikan progresnya seperti apa).

Hampir terlupa, di masa Gubernur Djarot Saiful Hidayat juga ada penebangan. Penebangan pohon dilakukan untuk pelebaran trotoar di kawasan Sudirman dan M. H. Thamrin dalam rangka persiapan sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Dinas Pertamanan dan Tata Kota waktu itu hanya mengeluarkan data jumlah total pohon yang ada di dua kawasan tersebut. Ada 8.771 pohon di Jalan Sudirman dan 579 pohon di Jalan M. H. Thamrin.

Jumlah pasti yang ditebang untuk proyek pelebaran trotoar itu tidak dapat saya pastikan, akan tetapi diperkirakan mencapai angka ribuan.

Nah, melalui perbandingan angka penebangan pohon di DKI Jakarta ini, para pembaca sudah bisa menebak sendiri, siapa pemegang rekor terbanyak melakukan penebangan pohon di Jakarta.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok