Adi Kurnia: Tunggu Apa Lagi, Tutup Diskotek Golden Crown!

Peristiwa  KAMIS, 06 FEBRUARI 2020 , 15:25:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Adi Kurnia: Tunggu Apa Lagi, Tutup Diskotek Golden Crown!

Adi Kurnia Setiadi/Ist

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Adi Kurnia Setiadi meminta Pemprov DKI menindak tegas Diskotek Golden Crown yang terindikasi sebagai tempat peredaran narkoba.

Pemprov DKI, kata Adi, tinggal mengacu Pergub Nomor 18 Tahun 2018 ketika mau menutup diskotek yang terindikasi narkoba.

"Dasarnya, kan, sudah jelas. Ada di Pergub Nomor 18 tahun 2018. Jadi, ya, sesuai aturan tinggal dijalankan saja," kata Adi saat dihubungi, Kamis (6/2).

Menurut politisi Gerindra Ini, Pemprov DKI tidak perlu ragu menindak Diskotek Golden Crown. Terlebih, sudah muncul laporan BNNP DKI Jakarta yang menyatakan Golden Crown terindikasi sebagai tempat peredaran barang haram.

"Kalau sudah jelas dan diatur dalam pergub, tunggu apa lagi?" tegas Adi.

Adi juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta yang dipimpin Cucu Ahmad Kurnia.

"Fungsi pengawasan Dinas Pariwisata loyo. Buktinya masih ada tempat hiburan yang pengunjungnya mengkonsumsi narkoba," ucap Adi.

Sebelumnya, BNNP DKI Jakarta bersama Polisi Militer (PM) mengamankan 107 pengunjung Diskotek Golden Crown, Taman Sari, Jakarta Barat, positif narkoba.

Mayoritas pengunjung tersebut positif memakai shabu dan ekstasi. Pengunjung positif narkoba tersebut terdiri sari 44 orang laki-laki dan 63 orang perempuan.

Mereka kemudian dibawa ke Kantor BNNP DKI Jakarta untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Ada 184 orang yang kami lakukan tes urine, dan diperoleh hasil 107 orang positif narkoba. Setelah kami lakukan pendataan mereka akan direhabilitas," kata Kabid Pemberantasan BNNP DKI Jakarta Budi Setiawan, Kamis (6/2).

Selain merazia Golden Crown, BNNP DKI Jakarta juga menyasar THM Venue di kawasan Jakarta Selatan. Di tempat itu, dari 105 orang yang dites, hanya seorang yang positif narkoba.

Razia narkotika di tempat hiburan malam tersebut berlangsung pada Rabu (5/2) mulai pukul 23.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB pagi, Kamis (6/2).

Dalam razia tersebut tim gabungan BNNP menerjunkan 120 personil dengan menurunkan anjing pelacak. [dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok