Riza Patria Diprediksi Raup 70 Persen Suara DPRD DKI

Politik  JUM'AT, 07 FEBRUARI 2020 , 18:14:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Riza Patria Diprediksi Raup 70 Persen Suara DPRD DKI

Ahmad Riza Patria dan M Rico Sinaga/Ist

Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) M Rico Sinaga mengatakan, Cawagub DKI Jakarta asal Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria lebih berpeluang menang dari lawannya, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis.

"Kalau berdasarkan hitung-hitungan paripurna, Riza paling berpeluang," kata Rico, Jumat (7/2).

Menurut Rico, karena proses pemilihan cawagub melalui pembahasan di DPRD Jakarta, maka Riza yang paling berpeluang.

Sebab saat ini Gerindra tengah berkoalisi dengan pemerintah. Sehingga peluang Gerindra melakukan lobi-lobi ke anggota DPRD lainnya lebih besar.

"Kalau dilihat DPRD Gerindra itu masuk ke dalam koalisi pemerintah, kalau di DPRD yang berpeluang Riza Patria karena patrai koalisi pemerintah pasti akan lebih nyaman diatur ketimbang PKS," ujar Rico.

"Ahmad Riza Patria bisa meraup 70 persen suara DPRD," tegas Rico.

Riza Patria bukan orang baru jika dikaitkan dengan posisi pemimpin pemerintah di DKI Jakarta. Dia pernah ikut Pilkada pada 2012 silam melawan pasangan Jokowi-Ahok empat pasangan calon lainnya

Kala itu, Riza menjadi calon wakil gubernur mendampingi cagub Hendardji Soepandji. Mereka tidak diusung parpol, melainkan independen meski Riza merupakan kader Gerindra.

Pilkada 2012 sendiri diikuti oleh 6 pasang calon. Di antaranya Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, Alex Noerdin-Nono Sampono, Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini, Faisal Basri-Biem Benyamin, dan Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria.

Namun, Hendardji-Riza hanya memperoleh 1,98 persen atau 85.990 suara.

Riza lahir di Banjarmasin pada 17 Desember 1969. Terlahir sebagai putra Amidhan Shaberah, seorang ulama yang pernah menjabat sebagai Ketua MUI bidang produk halal.

Masa menuntut ilmu di sekolah dihabiskan Riza di Jakarta. Mulai dari SD Negeri 08 Kedaung Kaliangke, Jakarta hingga bersekolah di SMP dan SMA di Al-Azhar, Jakarta.

Dia lalu memperoleh gelar sarjana Teknik Sipil di Institut Sains & Teknologi Nasional dari 1989 hingga 1997. Gelar master bidang Administrasi Bisnis diperolehnya di ITB pada 2008.

Riza orang yang suka berorganisasi. Pernah menjabat sebagai ketua Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) selama dua periode yakni, 1999-2002 dan 2002-2005.

Pada 2002, Riza berhadapan dengan politikus Golkar Idrus Marham memperebutkan ketua DPP KNPI. Riza menang. Idrus, yang pernah menjadi Sekjen Golkar, kini menjadi terpidana kasus korupsi.

Riza lalu aktif di Partai Gerindra. Dedikasinya begitu tinggi terhadap partai tempat dia bernaung. Lewat Pemilu 2014, dia berhasil mendapat kursi sebagai anggota DPR. Terulang kembali pada Pemilu 2019.

Riza juga dikenal pandai berdebat. Pada Pilpres 2019, Riza termasuk orang yang ditunjuk Prabowo Subianto sebagai juru debat.

Wajar jika Riza kerap muncul dalam siaran televisi beradu argumen dengan politikus pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin.[dod]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00