Moeldoko: Kartu Pra Kerja, KSP: Bukan Pekerjaan Mudah

Nasional  SELASA, 18 FEBRUARI 2020 , 13:22:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Moeldoko: Kartu Pra Kerja, KSP: Bukan Pekerjaan Mudah

Jokowi pamerkan Kartu Pra Kerja/Net

Salah satu janji kampanye Presiden Jokowi adalah mengeluarkan Kartu Pra Kerja yang dapat dimanfaatkan kaum muda dalam memasuki dunia kerja dan meningkatkan kemampuan untuk berwirausaha.

Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko mengatakan, realisasi program tersebut paling cepat dilaksanakan pada April dengan target sebanyak 2 juta peserta dan mengucurkan dana senilai Rp 10 triliun.

"Ini tidak mudah tapi kita berusaha semaksimal mungkin agar target terpenuhi. Untuk itu kita awali Jabodetabek, lalu kita akan dapat feedback dan masif ke daerah lain," kata Moeldoko saat membuka acara dalam Seminar Forum Kebijakan Ketenagakerjaan 2020, Gedung Pakarti, Tanah Abang III, Jakarta Pusat, Selasa (18/2).

Moeldoko menjelaskan, program Kartu Pra Kerja membutuhkan Peraturan Presiden (Perpres) yang ditargetkan dirilis bulan ini. Setelah itu mulai dilakukan persiapan seperti pembentukan Project Management Office (PMO) yang akan mengelola program ini secara keseluruhan.

"Jadi secepatnya, Februari turun Perpres, Maret persiapan, ya April (diselenggarakan)," ujar Moeldoko.

Bukan hanya itu, mantan Panglima TNI Itu juga menerangkan, PMO akan berkolaborasi dengan penyedia jasa kursus dan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mendukung program ini.

Tentunya penunjukan Penyedia Kursus dan BLK tersebut telah melalui proses verifikasi yang sangat ketat serta melibatkan Kemenaker, Platform , Pemda dan PMO untuk mapping sesuai dengan standar.

"Kartu Pra Kerja ini bukan hanya pekerjaan pemerintah, tapi juga stakeholder. Untuk itu Presiden ingin adanya sebuah perubahan baru," tegas Moeldoko.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok