Juga Nistakan Agama, Ahok Pantas Kecewa Karena Sukmawati Dan Ade Armando Tak Dipenjara

Hukum  RABU, 19 FEBRUARI 2020 , 13:58:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Juga Nistakan Agama, Ahok Pantas Kecewa Karena Sukmawati Dan Ade Armando Tak Dipenjara

Basuki Tjahaja Purnama/Ist

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok marah dengan semua pihak saat dirinya dijerat pasal penistaan agama.

Hal itu disampaikannya dalam acara peluncuran bukunya berjudul 'Panggil Saya BTP' dengan salah satu media, Senin (17/2) kemarin.

Menanggapi hal ini, Ketua Aliansi Anak Bangsa sekaligus alumni mujahid 212, Damai Hari Lubis menilai wajar jika Ahok marah saat pertama kali menjalankan masa hukuman penjara di Mako Brimob, karena dirinya mengalami kekecewaan.

"Dia menganggap hukum di Tanah Air tidak adil atau bermuka dua dan tebang pilih," kata Damaj saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/2).

Damai menjelaskan apa yang menimpa Ahok sangat bertolak belakang dengan proses hukum terhadap Sukmawati Soekarnoputri dan Ade Armando yang sama-sama melakukan penistaan agama.

Negara melalui institusi penegak hukum seperti tidak bergeming untuk melanjutkan atau melimpahkan perkara keduanya kepada penuntut umum (JPU).

"Sehingga menurut saya Ahok pantas kecewa, oleh karena penegakan hukum dirasakan olehnya tidak menunjukkan asas persamaan hak atau equality before the law," jelas Damai.

Damai menegaskan, agar hukum benar-benar adil, semestinya Ade Armando, Sukmawati, serta Abu Janda harus diproses hukum seperti Ahok.

"Sebab, jika mereka tidak diproses patut menjadi alasan bagi Ahok kecewa terhadap penegakan hukum di negeri ini, karena dirinya diperlakukan berbeda dengan Sukmawati Cs," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca