Anies Tidak Ingin Jakarta Longsor Karena Sampah

Megapolitan  JUM'AT, 21 FEBRUARI 2020 , 14:56:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anies Tidak Ingin Jakarta Longsor Karena Sampah

Anies Baswedan/Ist

Pemprov DKI Jakarta memperingati puncak Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020 bersama masyarakat dan penggerak PKK di lingkungan RW 03, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat pagi (21/2).

Kawasan RW 03 Cempaka Putih Timur merupakan salah satu model percontohan wilayah yang berhasil menerapkan tata kelola sampah secara baik di tingkat rumah tangga.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengimbau agar seluruh komponen masyarakat di Jakarta untuk mulai mengurangi, memilah, dan mengolah sampah dari tingkat rumah tangga.

Mengawali sambutannya, Anies mengingatkan kembali peristiwa 15 tahun silam, terjadi longsor sampah yang kemudian diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Pagi ini kita memperingati sebuah peristiwa yang tidak ingin diulang. Peristiwa yang diperingati hari ini, kejadian di Leuwigajah, Cimahi tahun 2005. Bayangkan, sampah longsor menimpa desa," kata Anies.

"Tahu tidak berapa yang meninggal kejadian itu? Ada yang mau tebak berapa kira-kira yang meninggal kalau longsoran sampah jatuh? 157 orang. Jadi ada dua desa yang kelongsoran sampah,” sambungnya.

Anies menambahkan, peristiwa 15 tahun tersebut harus membawa hikmah untuk perubahan mind set dalam tata kelola sampah. Selain itu, sampah harus dipandang sebagai sisa (residu) hasil aktivitas sehari-hari yang dapat dimanfaatkan kembali.

Karena itu, pesan hari ini adalah 'Kupilah'. Ku-nya Kurangi. Pi-nya Pilah. Lah-nya Olah. Kurangi, Pilah, Olah. Reduce, Reuse, Recycle,” pungkas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok