Tak Ada Pembangunan Hotel Di TIM, Wakil DPRD DKI: Revitalisasi Dilanjutkan

Megapolitan  JUM'AT, 21 FEBRUARI 2020 , 15:15:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tak Ada Pembangunan Hotel Di TIM, Wakil DPRD DKI: Revitalisasi Dilanjutkan

Mohamad Taufik/RMOL

Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) kembali memanas setelah sejumlah Seniman mendatangi Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Para Seniman mendesak proyek dihentikan karena dinilai revitalisasi tersebut bagian dari komersialisasi TIM.

Komersialisasi yang dimaksud seniman karena di kawasan pusat kesenian Jakarta itu akan dibangun hotel yang dikelola PT. Jakarta Propertindo (Jakpro).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik melihat ada kesalahpahaman yang terjadi di segelintir seniman.

Taufik menegaskan bahwa pembangunan hotel yang didengungkan segelintir seniman memang tidak masuk bagian revitalisasi dan DPRD pun menolak rencana pembangunan tersebut.

"DPRD sudah mencoret anggaran, mau wisma atau hotel podo wae, udah dicoret anggarannya. Nah kalo mau dibangun pertanyaannya duit darimana? Orang dia mau bangun aja minta duit. Udah kita coret itu Rp 400 miliar," tegas Taufik di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/2). Penjelasan Taufik senada dengan pihak Jakpro yang juga menegaskan bahwa hotel di kawasan TIM tidak jadi dibangun. Dengan begitu artinya penolakan yang dilakukan sejumlah seniman itu tidak lagi beralasan.

Terkait urgensi pembangunan TIM, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu menegaskan, revitalisasi sesuatu yang sangat penting dan wajib dilanjutkan.

"TIM kan udah lama, Nggak direnovasi-renovasi. Kalau rubuh ada nimpa orang, mati, siapa yang tanggung jawab? Kan juga tidak merubah Fungsi," pungkas Taufik.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok