Aksi 212: Bukan Cuma Potong Tangan, Koruptor Juga Harus Potong Kepala

Peristiwa  JUM'AT, 21 FEBRUARI 2020 , 15:32:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Aksi 212: Bukan Cuma Potong Tangan, Koruptor Juga Harus Potong Kepala

Massa aksi 212/RMOL

Ribuan massa berpakaian serba putih memadati Patung Kuda Arjuna Wiwaha di depan Gedung Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Jumat (21/2)

Awalnya massa aksi 212 yang bertajuk 'Berantas Mega Korupsi, Selamatkan NKRI' tersebut akan berunjuk rasa di depan Istana Negara. Namun aksi itu batal karena aparat keamanan memasang kawat berduri.

Ada sejumlah mega korupsi yang disoroti, seperti Jiwasraya.

"Dalam hukum agama, kalau orang mencuri hukumannya adalah potong tangan. Kalau korupsi Jiwasraya bukan hanya tangan tapi yang dipakai otak," teriak salah seorang orator dari atas mobil komando.

"Otak ada dimana? Di kepala? Betul? Kalau gitu yang dipotong bukan cuma tangannya. Tetapi yang dipotong apanya dong?," lanjutnya.

Sontak massa yang hadir dengan suara lantang berteriak, 'Kepalanya'.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok