Pelapisan Aspal Trek Formula E Di Monas Diuji Coba

Jakarta  SABTU, 22 FEBRUARI 2020 , 20:16:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pelapisan Aspal Trek Formula E Di Monas Diuji Coba

Uji coba pelapisan aspal Monas/Ist

Organizing Committee (OC) Formula E melakukan uji coba pelapisan aspal seluas 60 meter persegi di atas cobblestone bagian tenggara Silang Monas, Sabtu dini hari (22/2).

Hamparan sepanjang 15 meter x lebar 4 meter menggunakan dua material berbeda: sand sheet (10m x 4m) dan geotextile(5m x 4m). Kedua material itu dihamparkan secara menyambung.

Uji coba bertujuan untuk cek material yang bisa lebih mudah dikelupas setelah terpasang selama 4x24 jam. Pengelupasan dijadwalkan pada Rabu (26/2).

Pekerjaan teknis ini dilakukan sebagai tahap paling awal di lapangan, merupakan wujud keseriusan persiapan gelaran Formula E ini sangat memerhatikan aspek lingkungan.

Pasalnya, Indonesia baru pertama kali menyelenggarakan Formula E.

Cobblestone atau blok batu yang dipasang tahun 1995 ini merupakan bagian dari lintasan dan diuji coba dilapisi.

Di negara-negara penyelenggara Formula E lainnya, pelapisan aspal di atas cobblestonedilakukan ada di Paris, Perancis. Demikian pula di Roma, Italia.

Pelapisan lalu kemudian dikelupas dilakukan Paris, di Roma, ini dilakukan setiap tahun,” kata Deputi Bidang Teknis Formula E Jakarta Wisnu Wardhana melalui keterangan tertulisnya.

Metode pelapisan dilakukan sederhana dan cepat. Proses pengelupasan dapat dilakukan untuk mengembalikan cobblestone timbul kembali.

Di Paris, sirkuit Formula E mengitari situs Les Invalides yang umurnya 350 tahun. Maka, setiap selesai gelar Formula E, aspalnya dikelupas dan kembali seperti sedia kala,” lanjut Wisnu.

Proses teknis uji coba pelapisan berlangsung 125 menit dini hari. Adapun persiapannya sejak Jumat (21/2) jelang tengah malam.

Proses uji coba ini dimonitor oleh para ahli. Demikian pula pada pengelupasan, para ahli telah siap dimintakan pendapatnya untuk putusan akhir metoda yang terbaik yang dipilih. Secara fisik, pilihan sand sheet atau geotextile akan dipilih berdasarkan hasil proses pengelupasan, termasuk untuk efeknya terhadap cobblestoneyang terlapisi," kata Wisnu.

Uji coba menggunakan lapisan aspal kasar saja, tidak sampai aspal halus.

Ini sudah cukup untuk mengukur kekuatan bila terlintasi setelah terpasang dan kemudahan bila nanti dikelupas," imbuh Wisnu. Area hamparan 15m x 4m yang diuji coba tersebut tetap bisa dilintasi untuk kegiatan keseharian. Selain itu, uji coba dan seluruh pekerjaan diawasi oleh FEO (Formula E Operation) yang sudah memiliki pengalaman membangun berbagai sirkuit di dunia.

Sedangkan pengaspalan di kawasan perhelatan Formula E Jakarta dijadwalkan Maret 2020 selama 1,5 bulan.

Prosesnya memerhatikan aspek lingkungan, karena sejatinya perhelatan ini adalah untuk mengampanyekan kepedulian terhadap lingkungan.

Ajang ABB FIA Formula E Championship di Jakarta, atau Jakarta E-Prix, digelar pada 6 Juni 2020.[dod]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00