Fahri Hamzah: Nanti Orang Khitan Dan Tidur, Doanya Pancasila

Polhukam  MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 , 11:34:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Fahri Hamzah: Nanti Orang Khitan Dan Tidur, Doanya Pancasila

Fahri Hamzah/Net

Eks Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, polemik ucapan Assalamualaikum digantikan salam Pancasila merupakan kegamangan elite-elite Indonesia dalam memahami naskah-naskah, pilar-pilar kebangsaan yang sudah final.

Disayangkan sekali, ada pejabat-pejabat kurang memahami bahwa naskah-naskah tersebut sudah final,” kata Fahri kepada Kantor Berita RMOLLampung di Kota Bandarlampung, Minggu (23/2).

Meski sudah diklarifikasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Kepala BPIP Yudian Wahyudi memicu polemik salam Assalamualaikum dengan Salam Pancasila.

Akibat kegamangan pascarefornasi ini, ada pejabat yang tidak mampu meletakkan posisi atau porsi prosesi keagaamaan dan dimana porsi prosesi kenegaraan.

Sudah final, katanya, porsi prosesi keagamaan itu ada di ruang pribadi sedangkan porsi prosesi kebangsaan ada di ruang publik.

Itu jangan ditukar-tukar, bacaan salat karena menganut Turkisme pakai bahasa Turki, azan diganti pula bahasa Indonesia,” kata Fahri.

Hal itu tidak boleh karena prosesi keagamaan itu bersifat privat.

Nanti, orang khitan dan tidur, doanya Pancasila,” ujar Fahri.

Pancasila, menurut Fahri, merupakan ideologi sebagai asas negara yang sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi.

Namun, masih saja ada pihak-pihak yang seolah terus memprovokasi bahwa Pancasila belum final.

Ini yang khawatir saya, ada yang rawan ini. Ada yang memprovokasi seolah-olah ini (Pancasila) belum final,” pungkas Fahri.[dod] .

Komentar Pembaca
Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00

Penyuluhan Corona Di CFD

Penyuluhan Corona Di CFD

MINGGU, 08 MARET 2020 , 08:59:00

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

RABU, 04 MARET 2020 , 10:02:00