Prabowo Ingatkan Jakpro Tak Permalukan Anies Soal ITF Sunter

Jakarta  SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 09:54:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Prabowo Ingatkan Jakpro Tak Permalukan Anies Soal ITF Sunter

Prabowo Soenirman/Ist

Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, sudah mendekati titik nadir.

Diperkirakan pada 2021 TPST Bantargebang sudah tidak bisa menampung sampah dari ibukota.

Namun, rencana Pemprov DKI membangun Intermediate Treatment Facility (ITF) hingga kini tak kunjung berjalan.

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman mengatakan, berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI, pada 2013, sampah Jakarta yang masuk ke Bantargebang mencapai 5.600 ton per hari. Lalu meningkat menjadi 5.664 ton pada 2014.

Kemudian, pada 2015 menjadi 6.400 ton per hari. Selanjutnya 2016 tercatat 6.500 ton per hari dan 2017 6.875 ton per hari. Terus meningkat pada 2018 menjadi 7.500 ton per hari dan 2019 di angka 7.800 ton per hari.

Ini ada apa PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menahan-nahan pembangunan ITF. Sampah di Jakarta sudah melebihi kapasitas Bantargebang,” kata Prabowo melalui keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Senin (24/2).

Prabowo menilai, dari segi aspek keuangan menunjukkan bahwa dari awal proyek ini bermasalah.

Kata Prabowo, semestinya, PT Jakpro jujur saat Gubernur DJI Jakarta Anies Baswedan melakukan peletakan batu pertama.

"Seharusnya sampaikan ke Gubernur Anies Baswedan semua, khususnya terkait finansial dengan segala aspeknya. Jika seperti ini sama saja dengan gubernur diberikan pepesan kosong," ujar Prabowo.

Gampangnya, diberikan janji palsu lah. Jadi, Anies mau datang peletakan batu pertama pada saat semuanya belum clear khususnya soal finansial. Saya juga justru mempertanyakan bonafiditas,” sambungnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga meminta dalam waktu satu bulan kedepan proyek sudah harus berjalan.

"Jika tidak, sebaiknya cari patner baru. Supaya program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) gubernur bisa dituntaskan. Jakpro jangan buat malu Gubernur DKI Anies," tegas Prabowo.

Saya ingatkan Pemprov DKI atau BUMD tidak boleh menjamin soal finansial kepada pihak ketiga khususnya untuk pinjaman ke perbankan,” pungkas Prabowo.

Sebelumnya, Direktur Pengembangan Bisnis PT Jakpro, Hanief Arie Setianto menyatakan, pembangunan ITF Sunter masih terganjal, karena ada beberapa kendala dari lembaga keuangan yang belum bisa diselesaikan.

Makanya sampai sekarang belum ada progress nyata di lapangan,” ujar Hanief.

Salah satu masalah pembangunan ITF Sunter adalah pembahasan aspek komersialisasinya.

PT Jakpro, kata dia, sudah menyepakati sejumlah perjanjian mulai dari sistem pengelolaan sampah hingga jual beli listrik dengan PT PLN.

PT Jakpro menargetkan pembangunan tempat pembakaran sampah Jakarta itu selama 36 bulan atau 3 tahun. ITF Sunter nantinya mampu mengolah 2.200 ton sampah Jakarta per hari.

Jenis teknologi yang diterapkan adalah waste to energy atau menubah sampah menjadi energi listrik, dengan kapasitas 35 MWh. ITF diklaim mampu mereduksi 80-90 persen dari bobot sampah yang masuk.[dod]

Komentar Pembaca
Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00

Penyuluhan Corona Di CFD

Penyuluhan Corona Di CFD

MINGGU, 08 MARET 2020 , 08:59:00

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

Cek Suhu Tubuh PNS Pemprov DKI Jakarta

RABU, 04 MARET 2020 , 10:02:00