Viral Karung Pasir Dimasukkan Ke Manhole, Begini Penjelasan Bina Marga

Megapolitan  KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 , 17:40:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Viral Karung Pasir Dimasukkan Ke Manhole, Begini Penjelasan Bina Marga

Hari Nugroho/Net

Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengklarifikasi soal saluran manhole di trotoar kawasan Jalan Salemba Raya yang diisi oleh karung tanah. Video dan foto karung tanah di lobang trotoar yang viral itu diduga menjadi penyebab banjir di kawasan RSCM pada Senin (24/2) lalu.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, manhole yang diisi karung itu bukanlah saluran drainase atau saluran air di bawah trotoar. Lubang atau manhole itu digunakan untuk saluran utilitas di bawah trotoar.

"SOP dalam pekerjaan pembangunan manhole utilitas sebelum dipasang, jaringan utilitas dipasang pasir dalam karung," kata Hari melalui keterangan tertulisnya, Kamis (27/2).

"Gunanya untuk menahan beban bila ada tutup box patah (keamanan bagi kendaraan tonase berat). Jika penutup box rusak/bolong, pengguna jalan tidak sampai terjebak ke box sedalam ± 2,3 meter," sambungnya.

Penggunaan karung berisi pasir tidak hanya untuk mengantisipasi runtuhnya tutup akibat beban kendaraan yang terlalu berat, tetapi juga mengurangi induksi antarkabel pada area manhole (titik penyambungan).

Diketahui, manhole utilitas berbeda dengan saluran air atau gorong-gorong. Sehingga, karung berisi pasir bukan untuk menyumbat saluran air atau gorong-gorong, melainkan untuk kebutuhan manhole utilitas.

Hal ini berbeda dengan temuan Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali, pada Desember 2019 lalu.

Saat itu, ditemukan ulah oknum yang dengan sengaja membuang tumpukan karung berisi tanah dan semen ke saluran air atau gorong-gorong.

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta akan terus melakukan pemeriksaan saluran air dan akan menindak tegas oknum yang sengaja melakukan tindakan yang menyumbat saluran air atau gorong-gorong.

Adapun regulasi dan tata kelola utilitas di Jakartra diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 106 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penempatan Jaringan Utilitas.

Manhole utilitas dibuat untuk merelokasi kabel-kabel udara, menghindari proses galian di trotoar atau badan jalan secara berulang, mempermudah perbaikan atau penanaman utilitas baru, dan menciptakan ruang pejalan kaki yang aman, nyaman, dan mudah diakses.

Manhole utilitas dibangun sejalan dengan pembangunan trotoar dengan jarak setiap ± 25 meter.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00

Bangunan Ruko Di Cideng Ambruk

Bangunan Ruko Di Cideng Ambruk

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 , 17:03:00