Sekda, BBWSCC Dan Dinas SDA Rapat Di Pintu Air Manggarai, Ini Hasilnya

Megapolitan  MINGGU, 01 MARET 2020 , 18:23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sekda, BBWSCC Dan Dinas SDA Rapat Di Pintu Air Manggarai, Ini Hasilnya

Saefullah bersama Juaini Yusuf meninjau Kali Sunter/Ist

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah bersama jajaran Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dan Kepala Dinas Sumber Daya Air Juaini Yusuf menggelar rapat teknis pencegahan dan penanganan banjir di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Minggu (1/3).

Setelah rapat, Saefullah melakukan peninjauan ke Kali Sunter di RW 14, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, serta Kanal Banjir Timur (KBT), bersama jajaran BBWSCC dan pejabat Pemprov DKI lainnya.

Saefullah mengatakan, peninjauan ke lapangan dilakukan untuk sinkronisasi dan mengecek langsung data yang ada dengan kondisi riil di lapangan.

"Kami ingin langkah-langkah yang diperlukan atau dieksekusi bisa betul-betul tepat dan menjadi solusi jangka panjang," kata Saefullah.

Saefullah menjelaskan, berdasarkan rapat bersama BBWSCC untuk pencegahan banjir terdapat sejumlah fokus perhatian seperti, pelebaran dan pengerukan kali atau sungai, serta pembebasan lahan bantaran Kali Sunter di Kelurahan Cipinang Muara

"Kita bekerja sedang tidak posisi banjir itu artinya pencegahan. Saat terjadi banjir dua-duanya kita kerjakan. Makanya ini sedang dikelola supaya semuanya baik," ujar Saefullah.

Kepala Dinas SDA Juaini Yusuf menambahkan, Pemprov DKI berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui BBWSCC untuk bersinergi menuntaskan permasalahan banjir ibukota.

Juaini mengungkapkan, pihaknya menargetkan pembebasan lahan normalisasi dan sodetan Kali Ciliwung akan rampung pada Maret atau April 2020.

Setelah pembebasan lahan rampung, maka pembangunan normalisasi dan sodetan Kali Ciliwung dapat dilanjutkan karena harus rampung tahun ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Juaini mengatakan, pembebasan lahan untuk sodetan Kali Ciliwung dikerjakan oleh Kempupera melalui BBWSCC.

"Kalau Sodetan Ciliwung itu tugasnya Kementerian. Kita fasilitasi saja," ucap Juaini.

Juani melanjutkan, karena pembebasan lahan Sodetan Kali Ciliwung dikerjakan oleh BBWSCC, maka Dinas SDA DKI lebih fokus untuk membebaskan 118 bidang lahan di tepi Kali Ciliwung untuk pengerjaan pembangunan normalisasi Kali Ciliwung. Ratusan bidang lahan tersebut, tersebar di Kelurahan Tanjung Barat dan Pejaten Timur di Jakarta Selatan dan Kelurahan Batu Ampar dan Cililitan di Jakarta Timur.[dod]

Komentar Pembaca