DPRD Kecewa Pelaku Bisnis Tak Laksanakan Perda Pelestarian Kebudayaan Betawi

Ragam  SENIN, 02 MARET 2020 , 16:17:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

DPRD Kecewa Pelaku Bisnis Tak   Laksanakan Perda Pelestarian Kebudayaan Betawi

Thopaz Nuhgraha Syamsul/Net

Pemprov DKI Jakarta telah lama mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) No 4 Rahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Thopaz Nuhgraha Syamsul mengatakan, berdasarkan temuannya di lapangan, Perda Pelestarian Kebudayaan Betawi tersebut belum dilaksanakan secara maksimal.

"Disebutkan pada Pasal 34 ayat 1, pengelola dan atau penyelenggara tempat hiburan, hotel, restoran, biro perjalanan wajib menyediakan, souvernir atau cinderamata Betawi kepada pengunjung," ujar Thopaz saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (2/3).

Namun, lanjut Thopaz, Perda tersebut diabaikan sekaligus tidak dilaksanakan oleh para pelaku bisnis yang ada di DKI Jakarta.

"Amat disayangkan, para pelaku bisnis seperti hotel, restoran, tempat hiburan, dan biro perjalanan sebagaimana yang tercantum pada Pasal 34 ayat 1 tidak mentaati aturan tersebut," tegas Thopaz.

Kendati demikian, Thopaz mengapresiasi Taman Impian Jaya Ancol, tepatnya Putri Duyung yang sudah melaksanakan Perda tersebut.

Ia berharap ke depannya para pelaku bisnis ini sadar dan mau melaksanakan Perda Pelestarian Kebudayaan Betawi tersebut.

"Karena tujuan dari Perda tersebut sudah jelas yakni untuk menjaga serta melestarikan budaya Betawi," pungkas Thopaz.[dod]

Komentar Pembaca