Twitter Kembali Di-Suspend, Iwan Sumule: Mungkin Pemerintah Tidak Tahan Dikritik

Peristiwa  JUM'AT, 06 MARET 2020 , 15:24:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Twitter Kembali Di-Suspend, Iwan Sumule: Mungkin Pemerintah Tidak Tahan Dikritik

Iwan Sumule/Ist

Akun Twitter milik Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule kembali ditangguhkan atau di-suspend pada Jumat (6/3) pagi.

Ini merupakan kali kedua dalam tahun ini akun milik aktivis 1998 itu disuspend. Penangguhan pertama terjadi pada Januari lalu.

Akun miliknya @IwanSumule_86 ditangguhkan secara permanen. Kemudian pada tanggal 22 Januari, dia membuat akun bari dengan nama @IwanSumule86. Pada hari ini, akun tersebut kembali di-suspend.

Padahal saya baru menjadi pengguna Twiter sekitar 4 bulan terakhir,” terangnya kepada redaksi.

Akun aktivis dan politisi yang disuspend 2 kali dalam 4 bulan barangkali hanya saya,” sambung Iwan Sumule.

Iwan Sumule merasa heran dengan fenomena ini. Dia menduga ada keterlibatan pemerintah dalam penangguhan akunnya. Hal ini lantaran dia memang dikenal selalu melancarkan kritik dalam setiap kicauan yang diunggah di Twitter.

Paling kencang Iwan mempertanyakan kasus Jiwasraya, impor pangan, dan utang yang menggunung.

Jadi mungkin pemerintah tidak tahan dikritik dan tak bisa menerima perbedaan,” terangnya.

Jika dugaannya itu benar, maka Iwan Sumule berkesimpulan bahwa demokrasi yang ada di Indonesia sebatas akal-akalan.

Demokrasi abal-abal. Iya nggak sih?” tutupnya.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104