Soal Kasus Nurhadi, Maqdir Ismail Anggap KPK Salah Tetapkan Status Buron

Hukum  JUM'AT, 06 MARET 2020 , 18:13:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Soal Kasus Nurhadi, Maqdir Ismail Anggap KPK Salah Tetapkan Status Buron

Maqdir Ismail/RMOL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai tidak mengindahkan hukum dalam menangani kasus mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Bahkan sejak 13 Februari 2020, Nurhadi dinyatakan sebagai buronan.

Demikian disampaikan kuasa hukum Nurhadi, Maqdir Ismail dalam diskusi opini live Trijaya FM dengan tema memburu Buron KPK di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/3).

Menurut Maqdir, Nurhadi sedang proses praperadilan, namun proses hukum di KPK berlanjut. Hal ini disebutnya menyalahi aturan.

"Peradilan in absentia itu pada perkara korupsi yang rugikan negara. Perkara Nurhadi dan Harun Masiku in absentia enggak sesuai. Kecuali enggak perduli hukum," kata Maqdir.

Karenanya, kata Maqdir, wajar saja terjadi perlawana dari Nurhadi, karena hak-hak asasi manusianya tidak diindahkan oleh KPK.

"Salah satu contoh, dia minta praperadilan, tapi harus ada perlakuan seimbang. Malah dijadikan buron. Nggak percaya lagi dengan hukum," tegas Maqdir.

Nurhadi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap-gratifikasi Rp 46 miliar. Setelah dua kali mangkir diperiksa sebagai tersangka, Nurhadi masuk menjadi daftar pencarian orang (DPO) KPK.

Di kesempatan yang sama, Chairman SA Institut Suparji Achmad mengungkapkan, soal Nurhadi, bahwa dengan adanya praperadilan seharusnya KPK menghormati proses hukum yang sedang diajukan Nurhadi.

Suparji berpendapat, adanya praperadilan itu untuk menggugurkan proses tersangka.

Apalagi perkara Nurhadi bukan operasi tangkap tangan. Dan norma tersangka sesuai Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) itu 7 hari baru ditentukan.

"Selanjutnya harus ada uji empiris yang kuat adanya gratifikasi. Padahal ini masalah perdata yang ini bisa diselesaikan secara privat bukan kriminalitas pidana," kata Suparji.[dod]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00