PKS: Sebelum Lockdown, DKI Harus Pastikan Logistik di Pasar Aman

Jakarta  MINGGU, 29 MARET 2020 , 20:32:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PKS: Sebelum Lockdown, DKI  Harus Pastikan Logistik di Pasar Aman

Mohammad Arifin/Net

Karantina wilayah atau lockdown Ibukota semakin gencar dihembuskan sejumlah pihak. Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin menyarankan, sebelum lockdown dilakukan, Pemprov DKI harus memastikan pasokan logistik di pasar-pasar aman.

Sudah harus dipastikan Perumda Pasar Jaya dan stakeholder pangan lainnya aman dalam 1-2 bulan ke depan di Jakarta,” kata Arifin kepada redaksi, Minggu (29/3).

Arifin mengingatkan agar karantina wilayah malah menyengsarakan warga, karena ketiadaan sejumlah bahan pokok di pasaran.

Anggota Komisi E ini menyebutkan adanya fasilitas pengiriman, setidaknya sampai di kawasan pemukiman-pemukiman.

Jadi barangnya didekatkan ke warga, jangan sampai warga harus bepergian jauh keluar untuk mendapatkan bahan pokok,” ucap Ketua MPW PKS DKI Jakarta itu.

Arifin juga menekankan perlunya kerjasama juga dengan aparat keamanan untuk memastikan tidak ada antrian dan panic buying sehingga semua warga bisa mendapatkan secara proporsional. Jajaran di bawah seperti Camat, Lurah, RW dan RT perlu disiagakan juga terutama untuk mendorong saling bantu antar warga.

Khusus untuk rumah warga yang jadi PDP, ODP dan positif terinfeksi, logistiknya perlu diantarkan ke rumah,” tegasnya.

Arifin turut mengapresiasi Pemprov DKI jika memang harus mengkarantina wilayah, karena itu salah satu cara menekan lajunya penyebaran Covid-19.

Kami mengapresiasi, karena sejalan dengan permintaan Presiden PKS untuk melockdown parsial beberapa wilayah yang terkena wabah virus Corona yang cukup parah,” pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00