Napi Koruptor Akan Dibebaskan Cegah Corona, Hensat: Koruptor Bersatu Tak Bisa Dikalahkan!

Polhukam  KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:23:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Napi Koruptor Akan Dibebaskan Cegah Corona, Hensat: Koruptor Bersatu Tak Bisa Dikalahkan!

Hendri Satrio/Net

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mewacanakan pembebasan sebagian narapidana kasus korupsi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di dalam penjara.

Untuk mewujudkan wacana itu, ia berencana merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Sebab, napi koruptor yang tata laksana pembebasannya diatur lewat PP, tidak bisa ikut dibebaskan bersama 30.000 napi lainnya.

Usulan tersebut tak lepas dari kondisi Lapas di Indonesia yang sudah melebihi kapasitas, sehingga rawan terhadap penyebaran virus Corona.

Salah satu kriteria narapidana yang bisa dibebaskan melalui proses asimilasi dan integrasi melalui mekanisme revisi PP tersebut adalah narapidana kasus tindak pidana korupsi yang berusia 60 tahun ke atas dan sudah menjalani 2/3 masa tahanan.

Menanggapi usulan Yasonna, pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menuliskan komentarnya lewat akun Twitter pribadi miliknya.

"Menteri ini, idenya membuat mata koruptor berkaca-kaca, hati koruptor bergetar, tangan koruptor meninju langit dan berteriak lantang "koruptor bersatu tak bisa dikalahkan!," ungkap pria yang karib disapa Hensat ini, Kamis (2/4).

"Dibelakang koruptor pecandu narkoba mengamini," tutup founder lembaga Survei Kedai Kopi ini sambil menambahkan hastag #hensat.

Selain narapidana koruptor, kriteria berikutnya adalah narapidana kasus narkotika dengan syarat memiliki masa pidana 5 sampai 10 tahun yang sudah menjalani dua pertiga masa tahanan.

Lalu narapidana tindak pidana khusus yang mengidap sakit kronis dan telah menjalani 2/3 masa tahanan. Dan terakhir berlaku bagi narapidana WNA asing sebanyak 53 orang.[dod]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00