Pantaskah Pemilihan Wagub DKI Digelar Di Tengah Tanggap Darurat Bencana?

Politik  KAMIS, 02 APRIL 2020 , 14:16:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pantaskah Pemilihan Wagub DKI Digelar Di Tengah Tanggap Darurat  Bencana?

Persiapan pemilihan wagub DKI Jakarta/RMOL

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat bencana Covid-19 di DKI Jakarta selama 17 hari, terhitung sejak 3 April sampai dengan 19 April 2020.

Meski begitu, Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta tetap kekeuh menggelar paripurna pemilihan wagub DKI pada Senin (6/4).

Keputusan ini pun menimbulkan perdebatan mengingat situasi hari ini sangat mengkhawatirkan akibat penyebaran Covid-19 yang kian meluas.

"Dalam konteks pemilihan wagub, kalo pemprov masih menetapkan darurat Corona seharusnya kita tunggu dulu hingga selesai darurat itu. Tapi kalau sudah dinyatakan dicabut ya mari dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan bersih," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/4).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini melanjutkan bahwa banyak acara masyarakat yang sementara waktu ditunda demi mencegah penyebaran virus Corona. Kegiatan belajar mengajar dan peribadatan sementara waktu dirumahkan.

Bahkan banyak perusahaan yang telah menjalankan anjuran pemerintah untuk melakukan physical distancing berupa eork F from home.

"Apakah pantes kalau kita ngotot menggelar paripurna? Sementara masih darurat Corona," tegas Suhaimi.

"Saya berharap Kapolda melihat dengan bijak agar pemilihan wagub ditunda sampai selesai darurat Covid-19 yang ditetapkan pak Gubernur," pungkas Suhaimi.[dod]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00