Politisi PKS Ini Memohon Pemilihan Wagub Ditunda

Politik  JUM'AT, 03 APRIL 2020 , 11:31:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Politisi PKS Ini Memohon Pemilihan Wagub Ditunda

Nasrullah/Ist

Sesuai kesepakatan Bamus DPRD DKI Jakarta, pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta dijadwalkan berlangsung pada Senin (6/4) mendatang.

Namun melalui Keputusan Gubernur Nomor 361 Tahun 2020 yang diteken langsung Anies Baswedan tertanggal 31 Maret 2020, menetapkan perpanjangan status tanggap darurat bencana Covid-19 di DKI Jakarta selama 17 hari terhitung sejak tanggal 3 April 2020 sampai dengan 19 April 2020.

"Masih adakah pertimbangan waktu untuk bisa kita undur pemilihan wakil Gubernur setelah masa darurat bencana Covid-19 ini?," ungkap Penasehat Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Nasrullah, Jumat (3/4).

"Saya berkeyakinan, InsyaAllah menjelang Ramadhan mudah-mudahan Covid-19 ini akan berlalu, asal penanganannya dilakukan dengan konsisten dan baik," sambungnya.

Nasrullah mengungkapkan bahwa dirinya menyayangi para dewan sekalian. Ia juga merasa khawatir dengan melakukan pertemuan justru berpotensi menyebabkan penyebaran. Hal itu lantaran tidak ada yang mengetahui dengan pasti apakah seseorang tersebut terpapar Corona atau tidak.

Menurutnya, pemilihan wagub tidak sesederhana paripurna biasa yang sifatnya hanya mendengarkan pidato gubernur atau pemandangan umum fraksi-fraksi. Melainkan dalam Pilwagub akan banyak melibatkan orang, interaksi yang aktif dan memerlukan waktu yang panjang bahkan melelahkan.

"Saya sangat mengapresiasi kerja teman-teman Panlih, namun bisakan bersabar demi keamanan diri dan keluarga di rumah," ujar Nasrullah.

"Secara pribadi, saya mohon kepada para Pimpinan dan Panlih sekali lagi, bisakah diundur waktu pemilihannya? diambil waktu yang aman dan menyenangkan," pinta Nasrullah.

Politisi PKS ini meyakinkan banyak pula anggota dewan yang berpendapat sama. Dalam situasi seperti ini, lebih baik jika bekerjasama dengan pemerintah, saling bahu membahu memberantas Covid-19.

Lagi pula wakil gubernur yang terpilih tidak akan bisa bekerja langsung, karena akan terkait prosedur pengangkatan dan koordinasi kerja.

"Mohon maaf bila ini saya sampaikan, semoga menjadi pemikiran kita semua. Semoga Tuhan mengasihi, merahmati dan memberikan keselamatan kepada para Pimpinan, para Panlih dan kita semua serta bangsa dan negeri yang kita cintai ini," tutup Nasrullah.[dod]

Komentar Pembaca