Video Conference Pemilihan Wagub Langgar Aturan

Politik  JUM'AT, 03 APRIL 2020 , 11:55:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Video Conference Pemilihan Wagub Langgar Aturan

Amir Hamzah/Ist

Pelaksanaan video conference penyampaian visi misi calon wakil gubernur (Cawagub) di ruang rapat serbaguna DPRD DKI Jakarta dianggap melanggar aturan.

Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah menilai, penyampaian visi misi melalui video conference ini tidak diatur dalam Peraturan Tata Tertib DPRD DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2020.

"Karena tidak diatur, maka penyampaian visi misi melalui video conference ini, melanggar peraturan," kata Amir Jumat (3/4).

Menurut Amir, dalam situasi dimana Jakarta menjadi episentrum penyebaran Covid-19, seharusnya DPRD menunda proses pemilihan Wagub DKI hingga situasi aman.

Sebab, meski Badan Musyawarah (Bamus) dalam rapat 27 Maret lalu memutuskan untuk menunda pemilihan Wagub dari 23 Maret ke 6 April 2020, namun kebijakan itu dapat dianulir mengingat ketika kebijakan itu dibuat, Bamus mengacu pada kebijakan Gubernur Anies Baswedan yang menetapkan Jakarta dalam status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 hingga 5 April.

"Gubernur telah memperpanjang status itu hingga 19 April akibat jumlah pasien positif Corona yang justru terus bertambah. Jadi, jika acuan Bamus adalah status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 yang ditetapkan Gubernur,.maka ada baiknya Bamus juga membuat keputusan baru yang kembali mengacu pada kebijakan Gubernur itu, yakni menunda pemilihan Wagub hingga setelah 19 April," ujar Amir.

Amir berpendapat, sikap ngotot DPRD untuk tetap menyelenggarakan pemilihan Wagub pada 6 April, dan didahului dengan penyampaian visi misi melalui video conferencepada hari ini, merupakan bentuk kegagalan lembaga wakil rakyat itu dalam mengatasi desakan Gerindra yang tetap ingin agar pemilihan Wagub dilakukan secepatnya, tanpa ditunda-tunda lagi.

"Yang sangat disayangkan, Ketua DPRD sendiri yang menunda pemilihan Wagub yang seharusnya dilaksanakan pada 23 Maret, dengan alasan karena adanya wabah Covid-19. Kalau pada akhirnya pemilihan Wagub tetap dilakukan pada 6 April, di saat Covid-19 masih mewabah, untuk apa pula pemilihan tanggal 23 Maret ditunda?" pungkas Amir.

Diketahui, kursi Wagub DKI Jakarta kosong sejak Sandiaga Uno mundur pada Agustus 2018 untuk mengikuti Pilpres 2019. Sebagai pengusung Anies-Sandi di Pilgub Jakarta 2017, PKS dan Gerindra mengajukan nama Nurmansjah Lubis dan Ahmad Riza Patria kepada DPRD untuk dipilih salah satunya sebagai pengganti Sandiaga.[dod]

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00