Aktivis: Kenapa Nadiem Dan GoJek Tidak Peduli Saat Ojol Kelaparan Terpapar Covid-19?

Politik  SENIN, 20 APRIL 2020 , 09:10:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Aktivis: Kenapa Nadiem Dan GoJek Tidak Peduli Saat Ojol Kelaparan Terpapar Covid-19?

Ojek online/Net

Nasib pengemudi ojek berbasis online atau ojol khususnya yang beroperasi di DKI Jakarta menjadi perhatian publik belakangan ini.

Terutama, sejak penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang justru menurunkan pendapatan mereka karena tidak maksimal menarik penumpang.

Seiring kondisi tersebut, aktivis Haris Rusly Moti, menyoroti soal tidak adanya perlindungan dari pemerintah terhadap hajat hidup ojol.

"Berkubangan asap dan debu, terancam penyakit paru basah dan TBC. Ojol tak dilindungi negara," cuit Haris di akun Twitternya, Minggu (19/4).

Bahkan, Haris juga menyoroti pendiri aplikator ojol GoJek, Nadiem Makarim yang kini duduk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

"Ojol antarkan segelintir jadi kaya mendadak, antarkan si Nadiem yang sok modern jadi Mendikbud," kata Haris seperti dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

"Habis manis sepah dibuang. Kenapa Nadiem dan GoJek tak peduli saat ojol kelaparan terpapar Covid-19?" pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca