Hujan Deras Sore Tadi, Sejumlah Wilayah Di Jakarta Terendam Banjir

Megapolitan  RABU, 29 APRIL 2020 , 23:40:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hujan Deras Sore Tadi, Sejumlah Wilayah Di Jakarta Terendam Banjir

Ilustrasi/Net

RMOL. Pandemik Covid-19 belum usai, musibah kembali datang, kali ini sejumlah wilayah di DKI Jakarta sempat terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur pada Rabu sore (29/4).

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Insaf mengatakan, ada 20 RW yang tersebar di 10 kelurahan di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan yang terendam banjir.

"Data pukul 15.00 WIB menunjukan bahwa ada 20 RW yang tergenang," ucapnya saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (29/4).

Ketinggian air yang merendam permukiman warga pun bervariasi, mulai dari 10 hingga 90 sentimeter. Selain karena tingginya curah hujan, banjir juga disebabkan oleh luapan Kali Mampang dan Kali Pulo.

Berikut rincian wilayah yang terendam:
1. Kelurahan Bangka
- Jumlah RW terendam: 4
- Ketinggian air: 20- 90 cm
- Penyebab: luapan Kali Mampang dan curah hujan tinggi

2. Kelurahan Kebon Baru
- Jumlah RW terendam: 2
- Ketinggian air: 20-90 cm
- Penyebab: curah hujan tinggi

3. Kelurahan Duren Tiga
- Jumlah RW terendam: 1
- Ketinggian air: 50 cm
- Penyebab: curah hujan tinggi

4. Kelurahan Rawa Jati
- Jumlah RW terendam: 1
- Ketinggian air: 15 cm
- Penyebab: curah hujan tinggi

5. Kelurahan Batu Ampar
- Jumlah RW terendam: 2
- Ketinggian air: 20-90 cm
- Penyebab: curah hujan tinggi

6. Kelurahan Cililitan
- Jumlah RW terendam: 1
- Ketinggian air: 10-30 cm
- Penyebab: curah hujan tinggi


7. Kelurahan Cipinang Cempedak
- Jumlah RW terendam: 1
- Ketinggian air: 15 cm
- Penyebab: curah hujan tinggi

8. Kelurahan Jati Padang
- Jumlah RW terendam: 2
- Ketinggian air: 30-70 cm
- Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Pulo

9. Kelurahan Pejaten Timur
- Jumlah RW terendam: 1
- Ketinggian air: 25 cm
- Penyebab: curah hujan tinggi

10. Kelurahan Bintaro
- Jumlah RW terendam: 4
- Ketinggian air: 10-20 cm
- Penyebab: curah hujan tinggi

Berdasarkan perkembangan terkini petugas BPBD DKI di lapangan hingga kini tidak ada masyarakat yang mengungsi. Selain itu, daerah yang tergenang pun berangsur-angsur surut. []

Komentar Pembaca