Anggaran Proyek Underpass, Flyover Dan Rusun Di Jakarta Dipangkas Untuk Covid-19

Megapolitan  KAMIS, 30 APRIL 2020 , 14:54:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anggaran Proyek Underpass, Flyover Dan Rusun Di Jakarta Dipangkas Untuk Covid-19

Mohamad Taufik/Ist

Alokasi anggaran penanganan Covid-19 di Jakarta diperkirakan membutuhkan sekitar Rp5 triliun. Pemprov DKI Jakarta dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI, tengah membahas prihal rencana penambahan uang penanganan virus asal Wuhan, China tersebut.

Wakil Ketua Banggar DPRD DKI, Mohamad Taufik mengungkapkan, untuk menutup kekurangan itu Pemprov dan DPRD berencana memangkas atau menghentikan sementara beberapa proyek infrastruktur.

Misalnya, proyek underpass, flyover, pembangunan rusun, dan infrastruktur lainnya kemungkinan akan ada pemotongan. Tiga flyover tersebut tersebar di Tanjung Barat dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, serta Cakung, Jakarta Timur. Sedangkan, untuk underpass di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Anggarannya multiyears. Kalau ditotal, sekitar Rp500 miliaran," kata Taufik, Kamis (30/4).

Sementara itu, untuk pembangunan rusun sekitar Rp1,1 triliun untuk pembangunan 10 rusun. Total ada 26 tower dari seluruh rusun yang akan dibangun Pemprov KDI. Sedangkan, untuk huniannya mencapai 5.835 unit.

Pemangkasan atau penghentian sementara proyek sedang dibahas. Pastinya, akan ada pemotongan atau penghentian semenatara. Berapa jumlahnya? Masih akan dibahas,” ujar Taufik.

Pemprov DKI juga harus memikirkan dampak Covid-19 dan sesudah Covid-19,’’ pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca