PSBB Efektif Turunkan Polusi Udara Jakarta

Megapolitan  KAMIS, 30 APRIL 2020 , 15:49:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PSBB Efektif Turunkan Polusi Udara Jakarta

Pemandangan Jakarta saat PSBB/Ist

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di Jakarta ternyata telah mempengaruhi kualitas udara Ibukota.

Demikian penjelasan yang disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih melalui keterangan tertulisnya, Kamis (30/4).

Berdasarkan hasil penelitian terkait inventaris udara Jakarta, diketahui bahwa sumber pencemar dominan di Ibukota berasal dari sektor T transportasi.

"Dengan semakin berkurangnya aktivitas otomatis semakin berkurang juga emisi yang dikeluarkan sehingga kualitas udara akan semakin membaik," ujar Andono, Kamis (30/4).

Selain itu Penerapan Work from Home (WFH) sebagai upaya pembatasan aktivitas untuk mengurangi penyebaran Covid-19, juga berpengaruh pada kualitas udara Jakarta dimana pada minggu ketiga dan keempat penerapan WFH terlihat penurunan Konsentrasi Maksimum PM2,5 sebesar 3 - 31%

Namun Andono menambahkan kualitas udara tidak hanya dipengaruhi oleh sumber pencemar udara saja, faktor lain yang sangat berpengaruh besar yaitu suhu, kecepatan angin, kelembaban, curah hujan.

"Dapat dilihat pada grafik Konsentrasi Maksimum PM2,5 saat diterapkannya PSBB sekitar 0.02% - 35,07% di 5 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU). Konsentrasi Maksimum PM2,5 saat PSBB di seluruh SPKU memenuhi Baku Mutu Harian (<65ug/m3)," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca