Peringati HARDIKNAS, Memotret Belajar di Tengah Pandemi Covid-19

Opini  RABU, 06 MEI 2020 , 23:17:00 WIB | LAPORAN: ARI RAHMAN

Peringati HARDIKNAS, Memotret Belajar di Tengah Pandemi Covid-19

Dr. Akrim Raihan, M.Pd/IST

ISTILAH Pandemi menjadi perbincangan yang menarik untuk diulas secara singkat, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pandemi adalah wabah yang berjangkit di mana-mana, meliputi wilayah yang luas. Ketika suatu peristiwa telah disebut sebagai pandemi, menjadi pertanda bahwa semua orang ikut berperan aktif dalam menghadapi wabah tersebut.

Saat ini wabah Covid-19 menjadi momok yang menakutkan karena setiap hari penyebaran virus ini terus meningkat di belahan dunia. Negara-negara di dunia dihadapkan pada situasi sulit dalam menghadapi penyebaran virus ini, tidak sedikit negara kewalahan dan mengalami kesulitan dalam menghadapi pandemic Covid-19 ini.

Efek pandemi Covid-19  menjalar ke semua aspek kehidupan manusia, dampak yang tidak terhidarkan terhadap semua aspek kehidupan.

Aspek Kesehatan

Kita dihadapkan pada berbagai persoalan fasilitas kesehetan yang belum merata, banyak daerah-daerah yang khawatir jika pandemi Covid-19 menular pada masyarakat di daerah yang fasilitas kesehatannya terbatas.

Aspek Ekonomi

Dampak yang luas begitu terasa pada sendi perekonomian, adanya industri-industri yang tutup berdampak pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), usaha-usaha mikro kecil dan menengah banyak yang tutup, tak terkecuali pada bisnis-bisnis besar yang mulai merasakan dampak yang luar biasa,

Aspek Pendidikan


Pandemi Covid-19 memaksa lembaga-lembaga pendidikan mulai dari pendidikan usia dini sampai pendidikan tinggi menerapkan belajar dan mengajar dari rumah, konsep ini sangat bergantung pada kesiapan guru/dosen dan siswa/mahasiswa serta pengelola lembaga pendidikan dalam memanfaatkan teknologi informasi, dampak yang dirasakan ketika siswa/mahasiswa tidak siap melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) maka pembelajaran tidak akan efketif, dan tidak jarang membingungkan siswa dan orang tua. Kesiapan guru/dosen, siswa/mahasiswa melakukan proses pembelajaran di tengah pandemic Covid-19 menjadi menarik untuk diuraikan.

Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, pada tahun 2020 ini sedikit berbeda dalam melihat kesiapan proses pembelajaran di tengah wabah yang melanda Indonesia, Proses belajar mengajar dilakukan secara online, Ujian Akhir Sekolah online bahkan Ujian Nasional yang selama ini digunakan sebagai alat ukur standar mutu pendidikan di Indonesia terpaksa dihapuskan.

Kementeraian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar upacara bendera terpusat dan terbatas secara daring dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas 2020, dengan mengangkat Tema Belajar dari Covid-19” (kompas.com).

Di dalam pidato harnas 2020 menteri pendidikan dan kebudahaan Nadiem Anwar Makarim menyinggung guru, siswa dan orang tua; Guru, siswa, dan orang tua sekarang menyadari bahwa pendidikan itu bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah saja. Tetapi, pendidikan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi yang efektif dari tiga hal ini, guru, siswa, dan orang tua.

Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi”. Sebagian dari isi pidato mendikbud ini dapat dilihat betapa pentingnya peran guru, siswa dan orang tua dalam pembelajaran di tengah pandemi Covid-19, karena belajar pada masa ini dilakukan secara daring atau online. Dapat dikatakan bahwa potret pendidikan nasional di tengah pandemi Covid-19 dengan pembelajaran dilakukan secara daring atau online. Konsekuensi dari belajar daring atau online tentu akan menimbulkan banyak pertanyaan.

Apakah guru, siswa, dan orang tua telah siap belajar pada masa pandemi Covid-19?

Apakah kualitas pendidikan Indonesia dapat terukur dengan baik dengan ditiadakannya?

Ujian Nasional saat pandemic covid-19, tentu pertanyaan ini masih memerlukan kajian mendalam.

Belajar daring atau online menjadi potret pendidikan Indonesia di saat Hardiknas tahun 2020 pada masa pandemi covid-19, belajar daring atau online membutuhkan kesiapan sumberdaya manusia, kesiapan peralatan teknologi, kesiapan desain pembelajaran, kesiapan evaluasi pembelajaran, dan kesiapan dukungan pembiayaan.

Belajar daring atau online tidak terlepas dari konsep belajar di mana saja dan konsep belajar dengan sumber belajar dari lingkungan/alam dan juga dari teknologi informasi internet, belajar dengan sumber belajar dari lingkungan membutuhkan kehati-hatian karena saat pandemi diminta untuk di rumah saja, sementara belajar dengan teknologi informasi internet membutuhkan biaya yang besar, hingga diperlukan desain pembelajaran yang relevan untuk belajar secara online atau daring.
    
Pandemi covid-19 memberikan pelajaran berharga pada dunia pendidikan khususnya di Indonesia, jika pandemi ini mereda, guru dan siswa dapat beraktivitas kembali, maka sejatinya guru dan siswa diutamakan mendapatkan konsep pendidikan jarak jauh (online), guru sebaiknya diberikan pelatihan penggunaan teknologi dalam pembelajaran, sehingga guru lebih siap belajar dalam sitauasi apapun, guru juga perlu diperkaya desain-desain pembelajaran jarak jauh (PJJ), siswa membutuhkan penjelasan dan tatacara belajar jarak jauh, sehingga siswa lebih siap belajar secara online dengan tanpa tugas-tugas belajar yang memberatkan, dan orang tua perlu diberikan pemahaman bahwa tugas guru dalam proses pembelajaran begitu berat, sehingga ada kerjasama yang baik antara orang tua, siswa, guru dan sekolah. [rah]

Dr. Akrim Raihan, M.Pd
Wakil Rektor II UMSU, Dosen Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Doktor Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Malang



Komentar Pembaca
Hardiknas, Momentum Memperkuat Tri Sentra Pendidikan
Selamat Jalan, Pak Nug<i>!</i>

Selamat Jalan, Pak Nug!

RABU, 05 FEBRUARI 2020

Anjing Power

Anjing Power

SENIN, 20 MEI 2019

KPPS Antara Nyawa Dan Suara!

KPPS Antara Nyawa Dan Suara!

KAMIS, 09 MEI 2019

Miniatur People Power Sudah Terjadi

Miniatur People Power Sudah Terjadi

SELASA, 30 APRIL 2019

Di Tepi Amu Darya, Di Ujung Kredibilitas Profesi…
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00