Pemprov DKI Jakarta Ternyata Telah Distribusikan Bansos Sebelum PSBB Diberlakukan, Berikut Faktanya

Politik  KAMIS, 07 MEI 2020 , 23:36:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta Ternyata Telah Distribusikan Bansos Sebelum PSBB Diberlakukan, Berikut Faktanya

Anies Baswedan/Net

RMOL. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berinisiatif mendistribusikan bantuan sosial (bansos) sehari sebelum Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) resmi diberlakukan.

Inisiatif distribusi sembako diambil Pemprov DKI untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan pokok warga miskin. Sedangkan Pemerintah Pusat baru mendistribusikan bansos pada 20 April 2020 kepada warga miskin dan rentan miskin yang terdampak Covid-19.

"Kami sudah menerapkan pembatasan itu sebelumnya dan rakyat akan kesulitan pangan jika belum ada bansos pangan sejak PSBB diberlakukan," jelas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, seperti dilansir dari siaran pers PPID Pemprov DKI, Kamis (7/5)

"Sehingga, kami Pemprov DKI Jakarta telah membagikan bansos terlebih dulu untuk mengisi kekosongan itu," sambung mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Pemprov DKI Jakarta telah melewati sejumlah tahapan dalam rangka pelaksanaan pendistribusian Bansos.

Pada 30 Maret 2020, Gubernur Anies melakukan rapat terbatas bersama Presiden yang membahas angka penerima bantuan yakni 1,1 juta jiwa dari data yang biasa diberikan bantuan oleh Pemerintah Provinsi dan 2,6 juta jiwa sebagai penerima tambahan, sehingga, total kebutuhan bansos yang disebut saat itu sebanyak 3,7 juta jiwa.

Selanjutnya pada 2 April 2020, Pemprov DKI melakukan rapat koordinasi dengan Kemensos yang menyepakati satuan penerima bantuan tidak lagi jiwa atau individu, tapi menggunakan satuan Kepala Keluarga (KK) agar pendistribusian yang lebih efisien.

Kemudian 7 April 2020, Pemprov DKI Jakarta menyerahkan data penerima bansos kepada Kemensos. Pada tanggal yang sama, Forum Komunikasi Daerah (Fokopimda) mengadakan rapat bersama untuk menentukan tanggal pelaksanaan PSBB yaitu 10 April 2020. Dalam rapat itu juga diputuskan pendistribusian bansos dimulai pada 9 April, sehari sebelum PSBB.

Pada tanggal 9 April dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Mendagri, yang dihadiri oleh Mensos dan Menko PMK, Gubernur DKI Jakarta melaporkan rencana pelaksanaan PSBB pada tanggal 10 April yang akan didahului oleh distribusi bansos  pada tanggal 9 April sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan PSBB.

Pemprov DKI Jakarta mendistribusikan bansos untuk 1.194.633 KK di DKI Jakarta mulai tanggal 9-25 April 2020 yang berisi kebutuhan pokok.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta sedang dalam proses pendataan untuk distribusi bansos tahap 2. Pendataan itu dengan mendapatkan usulan dan masukan unsur RT/RW. Pemprov DKI Jakarta juga mendukung proses distribusi bansos dari Kemensos melalui tim dinas sosial dan suku dinas sosial di masing-masing wilayah DKI Jakarta.

Terkait kesediaan anggaran pelaksanaan bansos, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan anggaran dalam bentuk Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 5,032 triliun dalam rangka penanganan Covid-19, yang dapat digunakan sewaktu-waktu dan apabila dibutuhkan jumlahnya dapat juga ditambahkan.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk penanganan tiga sektor, yakni penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi, dan penanganan jaring pengaman sosial (termasuk Bansos). []

Komentar Pembaca
Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

Anies-Riza Terima Bantuan Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 , 14:15:00

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

Karangan Bunga Wartawan Untuk Riza Patria

RABU, 15 APRIL 2020 , 17:03:00

Persiapan Pemilihan Wagub

Persiapan Pemilihan Wagub

KAMIS, 02 APRIL 2020 , 12:39:00