Kapal Ikan Asing Ilegal Berbendera Filipina Di Laut Sulawesi Diamankan

Peristiwa  SELASA, 12 MEI 2020 , 12:23:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kapal Ikan Asing Ilegal Berbendera Filipina Di Laut Sulawesi Diamankan

Kapal berbendera Filipina diamankan/Ist

Pencurian ikan oleh kapal ikan asing (KIA) di perairan Indonesia meningkat seiring dengan pandemik Covid-19. Para pelaku seakan memanfaatkan kelengahan petugas di lapangan untuk melancarkan aksinya.

Namun berkat Kesigapan Kapal Pengawas Perikanan Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), hal itu dapat diantisipasi.

Terbukti baru-baru ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali melumpuhkan KIA ilegal berbendera Filipina yang melakukan pencurian ikan di Laut Sulawesi.

”Kami mengkonfirmasi penangkapan 1 KIA berbendera Filipina yang ditangkap di WPP-NRI 716 Laut Sulawesi. KIA tersebut sudah berada di Pangkalan PSDKP Bitung untuk proses hukum lebih lanjut," kata Direktur Jenderal PSDKP, Tb Haeru Rahayu, Selasa (12/5).

KIA ilegal yang ditangkap tersebut diketahui bernama FBca CANTHER JHON yang mengoperasikan alat penangkapan ikan tuna handline dan diawaki oleh delapan awak kapal berkewarganegaraan Filipina.

Dengan penangkapan KIA tersebut menunjukkan kinerja Sistem Pengawasan Terpadu/Integrated Surveillance System (ISS) semakin baik.

Tb juga menambahkan bahwa seluruh awak kapal telah ditangani sesuai dengan prosedur dan protokol penanganan Covid-19 sebagai langkah antisipasi dan upaya meminimalisir resiko.

”Jajaran petugas kami di lapangan telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Bitung untuk melaksanakan serangkaian tes kesehatan dalam rangka pencegahan. Hal ini penting dilaksankan untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran Covid-19," pungkas Tb.

Untuk diketahui, KKP di bawah kepemimpinan Menteri Edhy Prabowo telah menangkap 33 KIA ilegal yang terdiri dari 15 kapal berbendera Vietnam, 9 kapal Filipina, 8 kapal Malaysia dan 1 kapal Taiwan.[dod]

Komentar Pembaca