Program Kartu Prakerja Representasi Mengembalikan Stabilitas Ekonomi

Suara Rakyat  RABU, 13 MEI 2020 , 19:21:00 WIB

Program Kartu Prakerja Representasi Mengembalikan Stabilitas Ekonomi

Karru Prakerja/Net

KEBIJAKAN Program Kartu Prakerja yang dikeluarkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto telah memberikan dampak yang efektif bagi kalangan yang sudah berhasil terdaftar.

Mereka yang sudah terdaftar Program Kartu Prakerja senyatanya memiliki optimisme yang tinggi. Hal ini memyusul maraknya pengurangan pegawai alias PHK dalam kondisi pandemi Covid-19.

Kehadiran Program Kartu Prakerja dianggap penting karena diharapkan mampu menjadi solusi bertahap dalam memperbaiki stabilitas ekonomi bangsa yang sedang berduka akibat wabah virus asal Wuhan, Tiongkok.

Perlu diingat, Program Kartu Prakerja merupakan salah satu janji kampanye Jokowi-Ma’aruf pada Pilpres 2019 lalu.

Pogram ini sendiri tidak muncul secara tiba- tiba, karena Program Kartu Prakerja merupakan salah satu program yang ditawarkan Jokowi pada saat kampanye Pilpres lalu bersamaan dengan kartu lainnya,. Misalnya Kartu Sembako dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah.

Jadi menurut saya, jika ada pihak -pihak yang mempersoalkan keberadaan Kartu Prakerja ini lalu kemudian seolah-olah program ini dinilai sebagai program yang tiba-tiba alias aji mumpung di tengah pandemi merupakan salah besar.

Dalam hal ini, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mendukung sepenuhnya dan sebagai Ketua Umum Partai Golkar tentu punya kewajiban untuk mengawal janii kampanye dan program yang telah ditetapkan Presiden Jokowi.

Pada implementasinya Kartu Prakerja mendapat gayung bersambut dari masyarakat.

Hingga kini, kurang lebih sudah ada 8.4 juta pendaftar secara daring untuk Program Kartu Prakerja ini.

Hal ini bertanda bahwa keberadaan Kartu Prakerja sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya di tengah kondisi pandemik Covid-19 saat ini.

Menurut saya, melihat tingkat antusiasme terhadap program Prakerja ini seharusnya didukung sepenuhnya dari semua lapisan masyarakat. Walaupun ada sebagian kalangan, seperti mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli yang mengatakan bahwa Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan begal digital” atas Program Kartu Prakerja ini.

Saya berpendapat, pernyataan Rizal Ramli tersebut merupakan bentuk dari rasa cintanya terhadap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Disisi lain, dalam kondisi pandemi saat ini, seharusnya para pemimpin tokoh nasional melakukan upaya-upaya yang sifatnya mampu mengembalikan stabilitas emosional masyarakat dan menciptakan suhu optimisme bagi bangsa.

Melihat kondisi saat ini sudah saatnya pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat bergotong royong dalam membangun bangsa, khususnya kaum pemuda sebagai generasi yang akan meneruskan pembangunan bangsa.

Menurut saya, betul memang dalam setiap program perlu ada evaluasi dan pembenahan yang mengarah pada penyempurnaan, khususnya Program Prakerja sebagai solusi bertahap perlu diapresiasi dan didukung penuh seluruh lapisan masyarakat.

Jika dalam proses berjalan belum ada kesempurnaan, maka marilah saatnya kita mendukung program ini dalam bentuk apapun yang bermanfaat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.[dod]

Gita Nasution Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Antar Lembaga KM AMPG

Komentar Pembaca
Ma'ruf Amin TKO Atau Akan Meng-KO Jokowi?
Beredar Desas-desus KH Ma'ruf Amin Akan Diganti
Wardah Sasmi

Wardah Sasmi

SENIN, 10 AGUSTUS 2020

Makin Ngawur Soal Gibran

Makin Ngawur Soal Gibran

SABTU, 08 AGUSTUS 2020

Penderita Covid-19 Terus Meningkat, Komunitas Student and Youth Forum Gagas Gerakan Milenial Bermasker
Heboh Dinasti Politik

Heboh Dinasti Politik

SELASA, 28 JULI 2020