Pengamat: PDIP Serius Kritik Jokowi, Seharusnya Lewat Lembaga, Bukan Individu Kader

Politik  JUM'AT, 15 MEI 2020 , 15:03:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat: PDIP Serius Kritik Jokowi, Seharusnya Lewat Lembaga, Bukan Individu Kader

Presiden Jokowi/Net

Sejumlah kader PDI Perjuangan bereaksi keras dan mengkritik langkah Presiden Joko Widodo yang mendadak menaikan iuran BPJS Kesehatan.

Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran mengatakan, seharusnya kritikan yang dilontarkan tersebut tidak bersifat individual atau dilakukan kader per kader.

"Tetapi kritikan yang dilembagakan, melalui proses politik di DPR," tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/5).

Andi menilai kritikan yang dilakukan oleh kader PDIP tersebut, menurutnya, hanyalah ‘setengah hati’. Artinya sekedar ingin menegaskan kepada publik, terutama kepada pemilih loyal mereka, bahwa mereka tidak setuju dengan kebijakan yang diambil oleh Jokowi.

"Jika sekiranya PDI Perjuangan secara kelembagaan ‘serius’ menolak maka idealnya Fraksi PDI-P di DPR bisa menginisiasi penggunaan hak ‘interpelasi’ dan atau hak-hak lainnya secara lebih optimal," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca