Ikut Kritik Jokowi Yang Naikan BPJS, PDIP Dianggap Pura-pura Prihatin

Politik  JUM'AT, 15 MEI 2020 , 18:57:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ikut Kritik Jokowi Yang Naikan BPJS, PDIP Dianggap Pura-pura Prihatin

Massa kampanye PDIP/Net

Sejumlah kader PDI Perjuangan mengkritik langkah Presiden Joko Widodo yang secara mendadak menaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan

"Itu hanya agar terlihat peduli seolah-olah prihatin atas nasib wong cilik," ungkap pengamat Politik Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/5).

Ujang melanjutkan bahwa meskipun dikritik partai pengusungnya, kenyataannya tidak serta merta membuat Jokowi mencabut peraturan yang telah ditekennya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini mengatakan, seharusnya jika PDI Perjuangan serius mengkritik pemerintah, maka kritik tersebut harus disampaikan secara kelembagaan misalnya lewat DPP PDIP maupun Fraksi PDIP di DPR RI.

"Ini soal memanfaatkan momentum saja. Agar 'predikat' partai wong cilik bisa terselamatkan. Dan momentum agar PDIP tak ikut-ikut disalahkan oleh rakyat," pungkasnya.

Tanpa ada pengumuman terlebih dahulu, Presiden Joko Widodo diam-diam telah meneken Peraturan Presiden (Perpres) 64/2020 tentang perubahan kedua atas Perpres Nomor 82/2018 tentang Jaminan kesehatan.

Adapun iuran peserta mandiri kelas I menjadi Rp150.000. Iuran ini naik dari sebelumnya sebesar Rp80.000. Kemudian, iuran peserta mandiri kelas II menjadi Rp100.000 dari Rp51.000. Ketentuan besaran iuran mulai berlaku pada 1 Juli 2020

Sementara untuk kelas III nilai angsurannya masih belum naik, atau masih sebesar Rp 25.500. Tetapi pada tahun 2021 angsuran kelas III ini naik menjadi Rp 35 ribu.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00

Bangunan Ruko Di Cideng Ambruk

Bangunan Ruko Di Cideng Ambruk

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 , 17:03:00