66 Persen Warganet Respon Negatif Kebijakan Jokowi Soal Covid-19

Politik  SENIN, 18 MEI 2020 , 10:58:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

66 Persen Warganet Respon Negatif Kebijakan Jokowi Soal Covid-19

Presiden Jokowi/Net

Kebijakan Presiden Joko Widodo dalam penanganan pandemik Covid-19 di Indonesia direspon negatif oleh warganet.

Hal itu diketahui berdasarkan data riset yang dilakukan survei riset big data bertajuk ‘Kebijakan Covid-19’ yang digelar Indef-Datalyst Center pada 27 Maret hingga 9 April.

Dari hasil analisis sentimen pada data tersebut, ada sekitar 66 persen merupakan sentimen negatif terhadap Presiden Jokowi,” kata peneliti senior Indef, Didik J. Rachbini, dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/5).

Sebesar 66 persen percakapan sentimen negatif itu berkaitan dengan kebijakan yang dikeluarkan Presiden Jokowi di tengah pandemik Covid-19 ini. Sisanya, hanya 34 persen yang memberikan sentimen positif.

Selain itu, Jokowi menjadi pejabat yang paling sering diperbincangkan warganet. Dari 248 ribu percakapan yang dianalisis soal isu-isu kebijakan sejak 27 Maret hingga 9 April tersebut, sebanyak 22.574 percakapan tentang Presiden Jokowi.

Selain Jokowi, pejabat lainnya, seperti Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly masuk jadi pejabat yang banyak dibicarakan warganet.

Riset pertama sebelumnya, Menkes Terawan merupakan pejabat yang paling banyak diperbincangkan. Sebanyak 16.500 percakapan, dan Jokowi yang kedua,” kata Didik.

Secara total, survei ini melibatkan hampir setengah juta percakapan atau 476.000 percakapan dengan jumlah akun/orang mencapai 397,2 ribu orang.

Buzzer yang melakukan percakapan berulang-ulang dihilangkan untuk meningkatkan obyektivitas dari riset tersebut.

Setelah data terkumpul dengan kata kunci, kemudian dilakukan berbagai penyaringan. Salah satunya analisis sentimen menggunakan metode Aspect-based Sentiment Analysis.

Analisis ini berguna mengetahui tendensi (sentiment) dari suatu pembicaraan terhadap masing-masing objek yang dianalisis (aspect-based).[dod]

Komentar Pembaca